SENAYANPOST - Pejuang Palestina terus menggempur tentara Israel penjajah, masuki hari ke-275 genosida di Gaza.
Terbaru, pesawat tempur Israel menghantam Jalur Gaza hingga timbul korban sipil dari rakyat Palestina.
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam mengatakan melalui halaman medianya bahwa pada Jumat pekan kemarin mereka menargetkan dua tank Merkava di lingkungan Shujaiya, Kota Gaza.
Mereka juga mengumumkan bahwa pejuang mereka menembak mati seorang tentara Israel di kota paling selatan jalur tersebut, Rafah, tempat pertempuran masih berlangsung.
Baca Juga: Berdasarkan Hasil Survei, Media Besar Israel Perkirakan Partai Penguasa Pecah
Sebelumnya, sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle pada 5 Juli 2024, Brigade Al Qassam mengumumkan pada hari Jumat sebuah operasi yang menewaskan sepuluh tentara di Shujaiya sehari sebelumnya.
Pejuang Qassam melenyapkan sepuluh tentara kemarin dalam sebuah operasi di sebelah timur Jalan Al-Nazaz di lingkungan Shujaiya di Kota Gaza. Mereka menargetkan sebuah gedung tempat pasukan Zionis bersembunyi dengan peluru TBG, lalu maju ke gedung yang menjadi target dan menghabisi sisa pasukan dari jarak jauh, bunyi pernyataan sayap militer Hamas.
Para pejuang meledakkan bahan peledak di dalam gedung saat pasukan ditarik, yang mendorong helikopter untuk mengevakuasi korban Israel, pernyataan itu menambahkan.
Kelompok lain, termasuk Brigade Saraya Al Quds dari gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), juga menghadapi tentara Israel di Gaza.
Baca Juga: Hamas dan Hizbullah Bahas Perkembangan Pertempuran Gencatan Senjata dengan Israel
Brigade Saraya Quds meluncurkan mortir ke arah tentara dan kendaraan Israel di Shujaiya di utara dan ke arah penyeberangan Rafah di selatan pada 5 Juli, menurut halaman media mereka.
Mereka juga menembakkan mortir ke koridor Netzarim dekat Gaza tengah, tempat pasukan Israel ditempatkan untuk melancarkan serangan dari dan untuk menjaga jalur itu terbagi menjadi dua.
Pesawat tempur Israel melakukan serangan tanpa pandang bulu di seluruh Gaza saat bentrokan berkecamuk.
Pengeboman Israel menargetkan Khan Yunis, Rafah, Nuseirat, dan Jabalia pada tanggal 5 Juli, kantor berita WAFA melaporkan.
Artikel Terkait
Cek Fakta: Apakah Benar Israel Penjajah Tahu Lokasi Terowongan Hamas?
Perlawanan Palestina Masih Kuat, Bentrokan di Rafah dan Shujaiya Tewaskan Sejumlah Tentara Israel
Israel Penjajah Caplok Lagi Tepi Barat Palestina, Terbesar dalam 30 Tahun Terakhir
Hamas dan Hizbullah Bahas Perkembangan Pertempuran Gencatan Senjata dengan Israel
Berdasarkan Hasil Survei, Media Besar Israel Perkirakan Partai Penguasa Pecah