SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu akan terus perangi Hamas di Gaza meskipun kesepakatan gencatan senjata permanen dicapai.
Hal ini disampaikan Netanyahu belum lama ini, menyusul sikap Amerika Serikat (AS) yang mulai 'menjauhi' Israel akibat genosida di Gaza.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa Israel setuju dengan proposal gencatan senjata yang telah disetujui oleh pihak Hamas dan faksi Perlawanan Palestina.
"Tujuannya adalah untuk mengembalikan mereka yang diculik dan mencabut rezim Hamas di Gaza," kata Benjamin Netanyahu pada 23 Juni 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Baca Juga: Netanyahu Protes Gegara AS Tunda Kirim Senjata ke Israel, Gedung Putih Justru Bilang Ini
Netanyahu mengatakan bahwa ia terbuka dengan 'sebagian' kesepakatan yang termasuk di dalamnya membahas terkait pembebasan tawanan.
Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menyetujui apa pun terkait gencatan senjata permanen di Gaza.
Di saat yang bersamaan, publik Israel menekan Netanyahu untuk menyepakati kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.
Beberapa bulan terakhir ribuan warga Israel mendatangi kantor dan rumah Netanyahu mendesak agar ia memulangkan para tawanan dan juga pemilihan lebih awal.
Baca Juga: Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Ada Apa?
Bulan lalu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan proposal untuk gencatan senjata, yang akan melihat jeda pertempuran selama enam minggu serta pembebasan beberapa tawanan Israel di Gaza dan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Pertukaran ini kemudian akan memungkinkan negosiasi untuk gencatan senjata permanen.
Sementara pejabat AS bersikeras bahwa Israel yang menulis usulan tersebut, berbagai pejabat Israel, termasuk Netanyahu, telah berjanji untuk terus bertempur hingga Hamas disingkirkan, dan menolak untuk mendukungnya secara terbuka.
Netanyahu juga mengatakan kepada Channel 14 bahwa serangan militer 'intens' Israel di kota Rafah, Gaza selatan, hampir berakhir.
Artikel Terkait
2 Menteri Israel Ini Ancam Gulingkan Netanyahu Jika Terima Proposal Gencatan Senjata di Gaza
Netanyahu Diduga Halangi Penyelidikan Serangan Hamas 7 Oktober 2023, Ada Apa?
Netanyahu Ogah Two State Solution, Menlu Retno Marsudi: Palestina Memang akan Terus Dihabisi
Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Ada Apa?
Netanyahu Protes Gegara AS Tunda Kirim Senjata ke Israel, Gedung Putih Justru Bilang Ini