Propaganda Israel Terkait Terowongan di Sinai Mesir

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Minggu, 9 Juni 2024 | 21:16 WIB

 

 

 

Brigjen Pol (Purn) Dr Khalid Okasya

Direktur Egyptian Centre for Strategic Studies

 

Perkara yang pasti pada setiap tahapan perang di Jalur Gaza ini bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Sebagian besar perwira militer Israel khususnya para perwira menengah, sangat membutuhkan liputan media yang tebal yang menjamin dan memberi mereka alasan agar mesin militer terus berputar dan mengaum.

 

Inilah sebabnya mengapa isu keberadaan jaringan terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dan Sinai Mesir terungkap, karena menurut narasi Israel dan desakan media, terowongan tersebut mewakili aliran persenjataan yang memungkinkan Hamas untuk tetap eksis dan kuat hingga sekarang setelah delapan bulan berperang.

 

Pertanyaan logisnya adalah: Apakah Israel memerlukan perlindungan atau dalih apa pun untuk melanjutkan perang, pada saat Israel tampaknya terus melanjutkan rencana destruktifnya di Jalur Gaza, tanpa peduli sedikit pun bagaimana pihak lain akan menerima tindakan memalukan tersebut?  Dan Apakah pihak-pihak tersebut merupakan komunitas internasional, sekutu strategisnya, atau bahkan aliansi-aliansi regionalnya?

 

Jawaban atas pertanyaan ini adalah bahwa Israel tentu saja memerlukan dalih sepanjang waktu selama negara tersebut berada dalam keadaan perang, dan dalam tahapan perang tersebut untuk memastikan keberlangsungannya, diperlukan lusinan dalih kecil atau terperinci yang memiliki tujuan spesifik seperti gerakan dan tindakan sepanjang waktu.

 

Masalah ini tidak terbatas pada Israel saja, karena semua perang menggunakan gaya propaganda yang mungkin didasarkan pada sebuah kebenaran, atau setengah kebenaran, atau kadang-kadang memerlukan kebenaran masa lalu yang disamarkan sebagai kedok seperti narasi yang pada gilirannya terbebani karena kredibilitasnya terungkap semisal yang terjadi dalam kasus pencemaran nama baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X