SENAYANPOST – Pengaruh Rusia semakin meningkat khususnya di kawasan Timur Tengah dan pengaruh Amerika Serikat (AS) serta Prancis dan Inggris semakin melemah.
Krisis politik dan keamanan di Sudan dimanfaatkan oleh Rusia untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan Timur Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Dewan Transisi Sudan Yasir Al Atha terkait rencana Rusia membangun pangkalan militer di dekat kawasan pelabuhan Port Sudan.
“Panglima Tentara Sudan Jenderal Abdul Fatah Al Burhan dalam waktu dekat akan menandatangani MoU kerjasama militer di dalamnya pembangunan pangkalan militer Rusia,” jelasnya pada situs berita Al Arab London pada Minggu 26 Mei 2024.
Sejumlah pengamat menilai upaya Rusia membangun pangkalan militer di Sudan adalan untuk meningkatkan pengaruhnya dan mengkontrol area perdagangan khususnya pelayaran di kawasan Laut Merah.
Pengamat Militer Mesir Mayjen (Purn) Muhammad Khalil Al Shoim mengungkapkan bahwa Rusia memanfaatkan hubungan buruk AS dan Barat dengan sejumlah Negara Arab baik di kawasan Timur Tengah atau Afrika.
“Sudan merasa tidak rugi bekerjasama dengan Rusia, apalagi Barat seolah meninggalkannya,” jelasnya.
Rencananya, pangkalan militer tersebut akan berada di pantai barat Laut Merah di dekat kawasan pelabuhan Port Sudan dengan kemampuan menampung 4 (empat) unit kapal perang yang digerakkan oleh tenaga nuklir. (Muqoddas)