Israel Penjajah Evakuasi Tiga Jenazah Tawanan Hamas, Ini Kata Abu Ubaidah

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 15:04 WIB
Israel umumkan evakuasi tiga jenazah yang jadi tawanan Hamas di Gaza, begini tanggapan Abu Ubaidah juru bicara sayap militer Hamas. (X.com/@IDF)
Israel umumkan evakuasi tiga jenazah yang jadi tawanan Hamas di Gaza, begini tanggapan Abu Ubaidah juru bicara sayap militer Hamas. (X.com/@IDF)

Menurut Hagari, upaya pemulihan sudah berlangsung lama.

Dia juga mengatakan beberapa informasi intelijen untuk operasi tersebut berasal dari warga Palestina yang ditangkap oleh IDF dan diinterogasi oleh Shin Bet.

"Pertempuran sengit di seluruh wilayah Jalur Gaza terus berlanjut, dan tugas paling penting untuk mengembalikan para sandera ada di benak setiap komandan dan pejuang di lapangan," tambahnya.

Baca Juga: Ngeri! Abu Ubaidah Sebut Pejuang Palestina Hancurkan 100 Tank Israel Penjajah dalam 10 Hari Pertempuran di Gaza

Ayah Shani Louk, Nissim, kemudian mengatakan kepada berita Channel 12 bahwa meskipun pengumuman bahwa IDF menemukan jenazahnya sulit diterima, itu juga merupakan berita yang telah dia tunggu-tunggu, karena dia telah diberitahu secara resmi lebih dari enam bulan yang lalu bahwa Shani telah meninggal.

Nissim mengatakan perwakilan militer menunjukkan kepadanya gambar jenazah Shani ketika mereka memberitahunya bahwa jenazahnya telah ditemukan dari Gaza.

Putra Gelerenter, Ilai, mengatakan keluarganya bergulat dengan perasaan sulit setelah berita tersebut, setelah selama berbulan-bulan menaruh harapan bahwa Itzhak akan kembali hidup.

"Ini adalah pukulan kedua, setelah pertama kali kami mendengar tentang apa yang terjadi (pada 7 Oktober)," kata Ilai.

Ilai mengatakan bahwa keluarga tersebut merasa terhibur karena Itzhak kini dapat dimakamkan di Israel.

Baca Juga: Arab Saudi Gandeng Irak Berantas Pendanaan Terorisme

Dia juga menekankan dukungan bagi pasukan keamanan yang melakukan 'operasi bersejarah' dan keluarga sandera 'yang masih belum mengetahui nasib orang yang mereka cintai'.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dia terpukul mendengar berita tersebut dan berjanji untuk mengembalikan sandera yang tersisa.

"Istri saya Sara dan saya berduka bersama keluarga," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan mengembalikan semua sandera kami – baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal," lanjutnya.

"Saya mengucapkan selamat kepada pasukan pemberani kita yang, dengan tindakan tegas, memulangkan putra dan putri kita," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X