Ribuan Warga Israel Demonstrasi, Tuntut Benjamin Netanyahu Lengser dari Kursi Perdana Menteri

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 21 April 2024 | 17:32 WIB
Ilustrasi, ribuan warga Israel lakukan demonstrasi, mendesak Benjamin Netanyahu untuk mundur dari kursi perdana menteri. (Pixabay.com/BruceEmmerling)
Ilustrasi, ribuan warga Israel lakukan demonstrasi, mendesak Benjamin Netanyahu untuk mundur dari kursi perdana menteri. (Pixabay.com/BruceEmmerling)

SENAYANPOST - Puluhan ribu warga Israel lakukan demonstrasi, menuntut Benjamin Netanyahu untuk lengser dari kursi perdana menteri.

Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di Tel Aviv, ibu kota Israel dan juga Yerusalem Barat dan menuntut adanya pemilihan umum sesegera mungkin untuk mengganti Netanyahu.

Selain itu, para demonstran juga mendesak pemerintah Israel untuk segera membebaskan para tahanan yang disandera oleh Hamas di Gaza.

Tidak hanya di Tel Aviv dan Yerusalem Barat, demonstrasi juga terjadi pada Sabtu di Kaisarea, Haifa dan Be'er Sheva.

Demonstran melakukan protes di persimpangan Jalan Kaplan dan dekat Kirya (Kementerian Pertahanan) di Tel Aviv. Keluarga sandera mengadakan protes di alun-alun museum kota.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Tak Terima Warga Israel Kena Sanksi AS: Kita Sedang Melawan Monster Teror

Para pengunjuk rasa menuntut pemilihan umum segera dan meminta pertanggungjawaban pemerintah karena tidak memulangkan sandera dari Gaza.

Di depan Kementerian Pertahanan, Einav Tsinguker, ibu dari tahanan Matan Tsinguker, menyerang Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

"Dia ingin menghancurkan negara ini dan membuka front baru melawan Iran," kata Einav Tsinguker pada 21 April 2024, dikutip SenayanPost.com dari TRT World.

Tsinguker juga mengatakan bahwa Netanyahu bertanggung jawab atas nasib para sandera yang kurang lebih jumlahnya berkisar 130 orang.

"Tangan Anda berlumuran darah orang mati. Anda menelantarkan (para sandera di Gaza), melakukan korupsi, mencuri dan menduduki," lanjutnya.

Baca Juga: Hamas Tuntut Penjajah Israel Ikuti Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza

Selain genosida di Gaza, Netanyahu juga tersandung kasus dugaan korupsi dalam negeri.

Belum lama ini, Netanyahu dan beberapa menteri kabinetnya berhaluan kanan terancam akan ditahan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas kejahatan perang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: TRT World

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X