Hari ke-153, Brigade Al Qassam Berhasil Jebak Tentara Penjajah Israel, 20 Orang Diperkirakan Tewas atau Terluka

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 8 Maret 2024 | 21:24 WIB
Memasuki hari ke-153, pasukan Brigade Al Qassam sayap militer Hamas berhasil jebak 20 orang tentara penjajah Israel. (Brigade Izzuddin Al Qassam)
Memasuki hari ke-153, pasukan Brigade Al Qassam sayap militer Hamas berhasil jebak 20 orang tentara penjajah Israel. (Brigade Izzuddin Al Qassam)

SENAYANPOST - Sudah 153 hari perang di Gaza, sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam berhasil membuat jebakan bagi sekelompok tentara penjajah Israel.

Dipastikan sekelompok tentara penjajah Israel di antaranya tewas atau mengalami luka-luka dalam bentrokan yang terjadi di daerah Khan Younis.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari terakhir ini terjadi bentrokan keras antara tentara penjajah Israel dan pasukan Mujahidin di Khan Younis, Gaza Selatan.

"Kemarin, Rabu, Mujahidin Qassam di Khan Younis menyergap pasukan Zionis yang terdiri lebih dari 20 tentara dan meledakkan sejumlah alat peledak anti-personil di sebuah apartemen di Kota Hamad," bunyi pernyataan resmi Brigade Al Qassam pada Kamis, 7 Maret 2024, dikutip SenayanPost.com.

"Menewaskan dan melukai seluruh anggotanya," lanjutnya.

Baca Juga: Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Temui Jalan Buntu, AS Sebut Bola Ada di Tangan Hamas

Sebelumnya, Brigade Al Qassam juga mengumumkan ratusan perwira dan tentara yang tewas akibat pertempuran Badai Al Aqsa sejak Oktober 2023.

Setidaknya 587 perwira dan tentara penjajah Israel tewas dan lebih dari 3 ribu mengalami luka-luka.

Sementara itu, rumah sakit Israel melaporkan setidaknya 6.826 orang yang mengalami luka-luka.

Kemudian pasukan mujahidin juga menghancurkan konsentrasi militer di berbagai pusat serangan di Jalur Gaza.

Rudal Al Qassam juga menghantam Bandara Ben Gurion, Ashkelon, Ashdod, dan blok-blok lainnya dengan rudal salvo yang besar.

Baca Juga: Hari ke-147 Perang, Abu Ubaidah Umumkan Tewasnya 7 Warga Israel yang Jadi Tawanan Hamas

Operasi militer yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 untuk membela Al Aqsa dan tempat-tempat suci, setelah sebelumnya tentara pendudukan Israel memprovokasi warga di Tepi Barat yang ingin beribadah di kompleks Masjid Al Aqsa.

Tidak hanya itu, penjajah Israel juga terus-menerus menangkap warga sipil Palestina di Tepi Barat dengan alasan penangkapan yang tidak berdasar alias ilegal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Qassam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X