SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak tawaran gencatan senjata Hamas dan faksi Perlawanan Palestina di Gaza baru-baru ini.
Bukannya menghentikan perang, Netanyahu terus berambisi untuk melenyapkan Hamas di Gaza setelah 125 hari berlangsung.
Netanyahu dalam pidato terbarunya mengatakan bahwa Israel menuju kemenangan total.
Pihaknya langsung memberikan respons setelah Hamas melalui mediatornya, Mesir dan Qatar menyerahkan proposal gencatan senjata.
Selain gencatan senjata, Hamas juga merincikan soal bantuan kemanusiaan, pembangunan kembali Gaza, dan pertukaran tawanan.
Baca Juga: Hamas Tawarkan Gencatan Senjata 3 Tahap dalam 135 Hari ke Israel, Begini Isinya
"Kami berada di jalur menuju kemenangan total. Kemenangan sudah dekat," kata Benjamin Netanyahu pada 7 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Netanyahu juga mengklaim bahwa kemenangan akan terjadi dalam beberapa bulan lagi.
"Hanya kemenangan total yang akan memungkinkan kita memulihkan keamanan di Israel, baik di utara maupun di selatan," lanjutnya.
Perdana Menteri Israel menyampaikan hal tersebut sehari setelah Hamas mengatakan pihaknya telah menyampaikan tanggapannya terhadap usulan kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dibuat oleh kepala intelijen AS dan Israel dan disampaikan ke Hamas pekan lalu oleh mediator Qatar dan Mesir.
Tanggapan Hamas menawarkan gencatan senjata di Gaza selama empat setengah bulan, di mana semua sandera akan dibebaskan, Israel akan menarik pasukannya dari Jalur Gaza dan kesepakatan akan dicapai untuk mengakhiri perang.
Dengan membuka jalan bagi kembalinya 136 sandera yang menurut Israel masih ditahan di Gaza, tawaran tersebut memenuhi salah satu tujuan perang yang dinyatakan Israel.
Namun, hal ini juga menantang janji utama Israel untuk terus berperang hingga Hamas hancur.
Artikel Terkait
Kelompok Perlawanan Palestina Tegaskan Belum Ada Gencatan Senjata di Gaza
Media AS Klaim Gencatan Senjata Tertunda Gegara Konflik Internal Hamas, Begini Kata Pengamat Politik Israel
Hamas Segera Keluarkan Sikap soal Gencatan Senjata dan Pertukaran Tawanan dengan Israel
Menlu AS Antony Blinken Kembali ke Timur Tengah, Warga Palestina Minta Gencatan Senjata Sebelum Israel Gempur Rafah
Hamas Tawarkan Gencatan Senjata 3 Tahap dalam 135 Hari ke Israel, Begini Isinya