PM Israel Benjamin Netanyahu Tolak Usulan Gencatan Senjata, Bakal Terus Bombardir Gaza Sampai Hamas Kalah

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 8 Februari 2024 | 14:21 WIB
PM Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan menolak proposal gencatan senjata yang ditawarkan Hamas dan faksi Perlawanan Palestina. (Twitter.com/@IsraeliPM)
PM Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan menolak proposal gencatan senjata yang ditawarkan Hamas dan faksi Perlawanan Palestina. (Twitter.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak tawaran gencatan senjata Hamas dan faksi Perlawanan Palestina di Gaza baru-baru ini.

Bukannya menghentikan perang, Netanyahu terus berambisi untuk melenyapkan Hamas di Gaza setelah 125 hari berlangsung.

Netanyahu dalam pidato terbarunya mengatakan bahwa Israel menuju kemenangan total.

Pihaknya langsung memberikan respons setelah Hamas melalui mediatornya, Mesir dan Qatar menyerahkan proposal gencatan senjata.

Selain gencatan senjata, Hamas juga merincikan soal bantuan kemanusiaan, pembangunan kembali Gaza, dan pertukaran tawanan.

Baca Juga: Hamas Tawarkan Gencatan Senjata 3 Tahap dalam 135 Hari ke Israel, Begini Isinya

"Kami berada di jalur menuju kemenangan total. Kemenangan sudah dekat," kata Benjamin Netanyahu pada 7 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Netanyahu juga mengklaim bahwa kemenangan akan terjadi dalam beberapa bulan lagi.

"Hanya kemenangan total yang akan memungkinkan kita memulihkan keamanan di Israel, baik di utara maupun di selatan," lanjutnya.

Perdana Menteri Israel menyampaikan hal tersebut sehari setelah Hamas mengatakan pihaknya telah menyampaikan tanggapannya terhadap usulan kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dibuat oleh kepala intelijen AS dan Israel dan disampaikan ke Hamas pekan lalu oleh mediator Qatar dan Mesir.

Tanggapan Hamas menawarkan gencatan senjata di Gaza selama empat setengah bulan, di mana semua sandera akan dibebaskan, Israel akan menarik pasukannya dari Jalur Gaza dan kesepakatan akan dicapai untuk mengakhiri perang.

Baca Juga: Menlu AS Antony Blinken Kembali ke Timur Tengah, Warga Palestina Minta Gencatan Senjata Sebelum Israel Gempur Rafah

Dengan membuka jalan bagi kembalinya 136 sandera yang menurut Israel masih ditahan di Gaza, tawaran tersebut memenuhi salah satu tujuan perang yang dinyatakan Israel.

Namun, hal ini juga menantang janji utama Israel untuk terus berperang hingga Hamas hancur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X