Baraka menyatakan bahwa Hamas telah diberitahu bahwa periode gencatan senjata dapat diperpanjang.
"Namun kami menginginkan jaminan Arab dan internasional untuk gencatan senjata," ungkapnya.
"Selain tuntutan kami akan jaminan, kami juga menuntut rekonstruksi, penarikan diri dari sektor ini, dan penyediaan perumahan yang mendesak bagi warga negara," lanjutnya.
Baca Juga: AS dan Prancis Kecam Keras Rencana Israel Gusur Warga Palestina di Gaza: Retorika Ini Menghasut
Baraka menegaskan bahwa Perlawanan Palestina tidak akan kalah untuk menerapkan persyaratan terhadap Israel.
"Perlawanan tidak kalah dalam perjuangan untuk menerapkan persyaratan (Israel) padanya," terangnya.
Mengomentari rencana pemerintah yang mengatur urusan sipil Gaza, termasuk yang dikembangkan oleh AS dan Israel, Baraka mengatakan bahwa tidak ada yang akan mendikte Palestina dalam mengelola Jalur Gaza.
Baraka mengatakan Fatah, yang pejabatnya memimpin Otoritas Palestina, belum mengirimkan tanggapan resmi terhadap dokumen faksi mengenai (rencana) kepemimpinan nasional yang bersatu.
Sementara itu, Ali Abu Shahin, anggota Biro Politik PIJ, menekankan bahwa posisi gerakan tersebut terhadap 'dokumen Paris' sejalan dengan posisinya terhadap proposal Mesir.
"Tidak ada pembicaraan baru mengenai gencatan senjata dalam dokumen Paris," kata Ali Abu Shahin.
"Ada konsensus Palestina dalam mengelola urusan dalam negeri dan formula untuk mengelola sektor ini tanpa campur tangan eksternal," jelasnya.
Menurut Abu Shahin mengatakan bahwa proposal tersebut tidak mengarah kepada gencatan senjata dan Palestina menginginkan jaminan dalam menghadapi perang genosida ini.
"Perlawanan tidaklah lemah jika ada persyaratan yang dikenakan padanya," tandasnya.***
Artikel Terkait
Cuma Rusak 20 Persen, Israel Gagal Hancurkan Terowongan Hamas di Palestina
Negara Barat Ramai-ramai Tangguhkan Pendanaan UNRWA ke Palestina, Hamas: Mereka Terlibat dalam Perang
AS dan Prancis Kecam Keras Rencana Israel Gusur Warga Palestina di Gaza: Retorika Ini Menghasut
Tentara Zionis Israel Terus Bombardir Palestina di Gaza, Hamas Kirim Rentetan Roket ke Tel Aviv
Hamas Tampaknya Tolak Usulan Israel untuk Tukar Tawanan, Ingin Gencatan Senjata Permanen