112 Hari Perang, Hamas Kuasai Tiap Wilayah, Rencana Israel Kuasai Jalur Gaza Makin Sulit

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 26 Januari 2024 | 20:36 WIB
Rencana Israel untuk kuasai Jalur Gaza makin sulit, pertempuran dengan Hamas dan kelompok pejuang Palestina makin sengit dihari ke-112. (Twitter.com/@IDF)
Rencana Israel untuk kuasai Jalur Gaza makin sulit, pertempuran dengan Hamas dan kelompok pejuang Palestina makin sengit dihari ke-112. (Twitter.com/@IDF)

SENAYANPOST - Menyusul ditariknya pasukan IDF di Jalur Gaza utara, polisi Hamas kembali menguasai daerah tersebut.

Terlihat polisi Hamas berseragam berjalan di jalan-jalan Kota Gaza yang seharusnya diduduki tentara IDF.

Penting untuk dipahami bahwa kembalinya kekuasaan sipil oleh Hamas membahayakan semua pencapaian militer yang diraih IDF selama pertempuran yang berlangsung hampir empat bulan ini.

Tampaknya pemerintahan sipil Hamas memang berakar kuat di Jalur Gaza sehingga setelah Staf Umum IDF mengurangi pasukan di wilayah tertentu, pasukan sipil Hamas kembali ke sana.

Kepemimpinan Hamas tidak berniat melepaskan kendali sipil atas Jalur Gaza dan di mana pun pasukan IDF mundur, mereka akan kembali berkuasa.

Baca Juga: Hamas Desak ICC Minta Tanggung Jawab Israel atas Kejahatan Perang di Palestina

Haim Ramon, seorang jurnalis Israel mengatakan bahwa Jalur Gaza merupakan sebuah awal dari pemulihan kendali militer di sana.

"Jalur Gaza merupakan sebuah langkah awal menuju pemulihan kendali militer Hamas di sana. Terlebih lagi, di kedua elemen pemerintahan di Jalur Gaza, pemerintahan tersebut dilayani oleh elit Hamas," kata Haim Ramon pada 26 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Maariv.

Kenyataannya adalah bahwa dalam sebuah keluarga agen Hamas, ada satu saudara laki-laki yang berperan.

Nohba, saudara laki-laki lainnya adalah petugas di polisi Gaza, saudara laki-laki ketiga bertanggung jawab atas infrastruktur air di Khan Yunis, dan saudara perempuannya bertanggung jawab tentang sistem keperawatan di Rafah

Oleh karena itu, jika Israel tidak membongkar kendali sipil atas Hamas, maka pencapaian pembongkaran kendali militer organisasi tersebut di Jalur Gaza, sebuah pencapaian yang harus dicapai oleh tentara IDF yang menumpahkan banyak darah, tidak akan bertahan.

Baca Juga: Sayap Militer Hamas Rilis Detail Operasi Kamp Maghazi yang Tewaskan 21 Tentara IDF

Lalu apa saja pilihan yang ada di hadapan Israel dalam isu pemerintahan sipil?

Ada pihak-pihak dalam sistem politik yang menginginkan Israel menjalankan pemerintahan permanen di Jalur Gaza dari sudut pandang sipil dan militer.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Maariv

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X