SENAYANPOST - Salah satu pejabat senior Hamas, Osama Hamdan menyebutkan bahwa kemenangan sebentar lagi ada di tangan Pejuang Palestina.
Sejauh ini, sudah 112 hari sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam bersama dengan kelompok pejuang Palestina menghalau dan menghadapi penjajah Israel di Gaza.
Terbaru, pejuang Palestina baru saja memberikan salah satu pukulan besar di Kamp Maghazi, di mana 21 tentara IDF dinyatakan tewas.
Dalam konferensi pers di Lebanon, Hamdan menggaris bawahi pentingnya Gerakan Perlawanan Islam hamas, termasuk posisinya terhadap keputusan Mahkamah Internasional atau ICJ dan pembebasan tawanan Israel.
Pada poin pertama, Hamdan mengatakan bahwa gerakan tersebut hanya akan mematuhi perintah Den Haag untuk melakukan gencatan senjata jika pendudukan Israel terlebih dahulu mematuhinya.
Baca Juga: Sayap Militer Hamas Rilis Detail Operasi Kamp Maghazi yang Tewaskan 21 Tentara IDF
Komentar Hamdan muncul ketika ICJ diperkirakan akan mengambil keputusan mengenai tindakan darurat yang diminta oleh Afrika Selatan, dalam gugatan dua bagian yang diajukan Cape Town terhadap Israel.
Pejabat senior Hamas itu juga menegaskan bahwa Perlawanan Palestina hanya akan membebaskan warga Israel yang ditawan jika pemerintah Israel membebaskan semua tahanan Palestina dari penjara mereka.
Hamdan juga mengeluarkan seruan untuk bertindak, saat ia mendesak semua negara, pemerintah, organisasi hak asasi manusia, dan entitas di seluruh dunia untuk menuntut para pemimpin politik dan militer Israel atas tindakan kriminal di Jalur Gaza dan mengadili mereka atas kejahatan perang.
AS Terlibat dalam Kejahatan Genosida Israel
Dalam konteks kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel di Jalur Gaza, Hamdan menunjuk pada banyaknya pasokan dan senjata militer yang ditransfer oleh Amerika Serikat (AS) kepada pendudukan Israel.
Baca Juga: 111 Hari Agresi Israel ke Gaza, Hamas Sebut Tak Akan Ada yang Berakhir Bahagia
Pejabat itu mengatakan AS mentransfer 230 penerbangan yang memuat peralatan dan senjata militer ke entitas pendudukan.
Di sisi lain, ia menunjuk pada upaya luar biasa yang dilakukan para pejuang Perlawanan Palestina dalam menghadapi agresi Israel yang didukung AS.
Artikel Terkait
Israel Punya Sistem Keamanan dan Militer Paling Canggih, Hamas: Tak Mampu Lindungi Mereka Sendiri
Kronologi Tewasnya 21 Tentara IDF oleh Sayap Militer Hamas di Hari ke-109 Perang
Hamas Tolak Usulan Israel Gencatan Senjata 2 Bulan, Minta Zionis Bebaskan Ribuan Tahanan di Yerusalem
111 Hari Agresi Israel ke Gaza, Hamas Sebut Tak Akan Ada yang Berakhir Bahagia
Sayap Militer Hamas Rilis Detail Operasi Kamp Maghazi yang Tewaskan 21 Tentara IDF