Sayap Militer Hamas Rilis Detail Operasi Kamp Maghazi yang Tewaskan 21 Tentara IDF

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 26 Januari 2024 | 14:31 WIB
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam rilis detail dari operasi militer di kamp Maghazi yang menewaskan 21 orang tentara IDF. (alqassam.ps)
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam rilis detail dari operasi militer di kamp Maghazi yang menewaskan 21 orang tentara IDF. (alqassam.ps)

SENAYANPOST - Serangan sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam di kamp Maghazi memberikan pukulan besar di pihak Israel Defense Force (IDF).

Setidaknya 21 orang tentara tewas dalam serangan tersebut hingga para petinggi militer termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu buka suara.

Baru-baru ini, Brigade Al Qassam memberikan detail operasi militer tersebut.

Sumber terkemuka mengungkap rincian baru tentang operasi kompleks kamp Maghazi yang dilakukan Mujahidin Al Qassam pada Senin malam, 22 Januari 2024.

Operasi tersebut menyasar pasukan teknik Zionis dan merupakan jebakan di beberapa rumah di daerah tersebut.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Qassam, pemimpin brigade itu mengatakan bahwa pasukannya telah disergap selama berminggu-minggu di wilayah operasi timur Maghazi, meskipun terjadi pemboman yang intens dan terus menerus.

Baca Juga: 111 Hari Agresi Israel ke Gaza, Hamas Sebut Tak Akan Ada yang Berakhir Bahagia

Para pejuang diinstruksikan untuk tidak menghadapi pasukan yang menembus kamp, ​​​​menunggu sesuatu yang target yang berharga.

"Setelah musuh melancarkan tembakan keras ke daerah tersebut dan membersihkannya dengan pasukan darat, mereka berpikir bahwa wilayah tersebut sudah aman," kata salah satu komandan lapangan Al Qassam.

"Maka ia membawa pasukan teknik untuk memulai pekerjaan mereka, di mana Mujahidin melihat pasukan musuh maju ke arah mereka dan mengidentifikasinya sebagai pasukan teknik melalui identitas dan peralatan pasukan tersebut," lanjutnya.

Melihat hal tersebut, pasukan Mujahidin memilih untuk tidak menghadapi pasukan Zionis lainnya yang berdiri di atas ladang ranjau yang telah disiapkan sebelumnya oleh Brigade Al Qassam, dengan tujuan membiarkan pasukan teknik menyelesaikan pekerjaannya memasang jebakan pada bangunan dan memutarbalikkan kendaraan.

Pekerjaan teknik mereka menjadi pembunuh besar bagi mereka.

Baca Juga: Hamas Tolak Usulan Israel Gencatan Senjata 2 Bulan, Minta Zionis Bebaskan Ribuan Tahanan di Yerusalem

Sumber tersebut menunjukkan bahwa Mujahidin menunggu pasukan Zionis menyelesaikan pekerjaannya memasang jebakan pada gedung-gedung tersebut, sebelum Mujahidin menargetkannya dengan peluru anti-personil, yang berfungsi sebagai penghasut agar bahan peledak meledak, yang menyebabkan ledakan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Qassam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X