"Rakyat Arab tidak akan berpangku tangan menghadapi kejahatan keji Zionis, perang genosida terhadap rakyat Palestina, dan pelanggaran terhadap kesucian Islam dan Kristen, yang terutama adalah Masjid suci Al-Aqsa," bunyi pernyataan resmi Hamas.
Baca Juga: إندونيسيا للإندونيسيين
Bagaimana dengan Arab Saudi?
Arab Saudi setelah eskalasi di Yaman terlihat menahan diri.
Dalam konteks yang sama, Arab Saudi merilis sebuah pernyataan, pagi ini, yang menyerukan untuk menahan diri dan menghindari eskalasi di wilayah tersebut menyusul serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Inggris di Yaman.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi memposting di X bahwa Kerajaan tersebut memantau dengan cermat situasi tersebut dengan 'keprihatinan besar', menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Laut Merah, karena kebebasan navigasi di dalamnya merupakan tuntutan internasional.***
Artikel Terkait
Houthi Yaman Ajukan Syarat Pembebasan Kapal Kontainer di Laut Merah Usai AS Bentuk Operasi Militer
AS Klaim 20 Negara Ikut Operation Prosperity Guardian, Bakal Hadapi Houthi Yaman di Laut Merah
AS Tembak Jatuh Drone Houthi Yaman, Menlu Inggris Tuding Iran Ada di Balik Kelompok Militan
AS dan Inggris Bombardir Yaman Usai Dewan Keamanan PBB Kecam Operasi Ansarallah di Laut Merah
Usai Dibombardir AS dan Inggris, Militer Yaman Bakal Targetkan Sumber Ancaman Darat dan Laut