SENAYANPOST - Gempa mengguncang Jepang dengan kekuatan 7,6 magnitudo di awal Tahun 2024 ini.
Para penyelamat berusaha keras terutama di daerah terpencil untuk menyelamatkan warga yang jadi korban gempa Jepang.
Sejauh ini, sudah ada korban jiwa sebanyak 20 orang dalam salah satu gempa terbesar di Jepang ini.
Lebih lanjut, gempa tersebut merobohkan banyak bangunan dan memutus aliran listrik ke ribuan rumah.
Baca Juga: Benarkah Tujuan Pengungsi Rohingya untuk Menjajah Indonesia? Ternyata Ini Fakta Sebenarnya
Gempa dengan kekuatan awal 7,6 skala Richter terjadi pada siang hari pada hari Senin, menyebabkan penduduk di beberapa daerah pesisir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi ketika gelombang tsunami menghantam pantai barat Jepang, menyapu beberapa mobil dan rumah ke laut.
Ribuan personel militer, pemadam kebakaran, dan polisi dari seluruh negeri telah dikirim ke daerah yang paling parah terkena dampaknya di semenanjung Noto di prefektur Ishikawa.
Namun, upaya penyelamatan terhambat oleh jalan-jalan yang rusak parah dan diblokir, dan pihak berwenang mengatakan mereka kesulitan memperkirakan tingkat kerusakan sepenuhnya.
Banyak layanan kereta api, feri dan penerbangan ke wilayah tersebut telah ditangguhkan, dan salah satu bandara di wilayah tersebut terpaksa ditutup karena retak di landasan pacu.
"Pencarian dan penyelamatan mereka yang terkena dampak gempa adalah perjuangan melawan waktu," kata Perdana Menteri Fumio Kishida pada 2 Januari 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Kishida mengatakan tim penyelamat merasa sangat sulit mencapai ujung utara semenanjung Noto karena jalan-jalan yang rusak, dan survei helikopter telah menemukan banyak kebakaran dan kerusakan luas pada bangunan dan infrastruktur.
Mengutip otoritas setempat, kantor berita Kyodo melaporkan lebih dari 20 orang tewas akibat gempa tersebut.
Lembaga penyiaran publik NHK mengatakan 15 orang tewas di kota Wajima yang terkena dampak paling parah di dekat pusat gempa, di mana terdapat juga 14 kasus orang yang terjebak di dalam bangunan yang runtuh.
Artikel Terkait
Yogyakarta Kembali Diguncang Gempa dengan Guncangam Kuat Gempa Magnitudo 6,4
Atap Taman Budaya Gunung Kidul Ambrol Akibat Gempa Magnitudo 6,4 Yogyakarta
Kaget Karena Gempa, Warga Bambanglipuro Kabupaten Bantul Meninggal Dunia
Penjelasan Badan Geologi Terkait Gempa Bumi di Kalimantan Selatan, Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Gempa Bumi Guncang Jepang Kekuatan 7,6 Magnitudo, Warga Jauhi Wilayah Pesisir