Propaganda Hamas Sukses Bikin Warga Israel Ini Mencak-mencak, Tuding IDF Pembunuh

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 25 Desember 2023 | 16:13 WIB
Seorang warga Israel menyalahkan tentara IDF setelah banyaknya propaganda Hamas tersebar di media sosial. (IRNA)
Seorang warga Israel menyalahkan tentara IDF setelah banyaknya propaganda Hamas tersebar di media sosial. (IRNA)

SENAYANPOST - Viral seorang warga Israel mengungkapkan kemarahannya kepada Israel Defense Force (IDF) setelah Hamas merilis video propagandanya dalam rangka perang psikologis.

Dalam sebuah video singkat, warga Israel itu menuding IDF telah membuat kekacauan dan hanya membunuh tanpa pandang bulu di Gaza.

Sebagaimana diketahui, beberapa minggu terakhir ini Hamas telah merilis video di mana sebanyak enam warga Israel dibunuh oleh tentaranya sendiri.

Enam warga Israel tersebut merupakan tahanan Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023.

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Natal 2023 dan Tahun Baru untuk Teman Kerja dan Atasan

Tindakan ini tentu saja memicu kemarahan publik di dalam negeri Zionis tersebut.

Warga Israel mendesak agar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membebaskan para tahanan.

"Yang kalian lakukan di Gaza hanyalah membunuh, membunuh dan membunuh," kata wanita yang menerima tanggapan dari tentara Israel tersebut pada 24 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari IRNA.

Sementara itu, IDF mengklarifikasi bahwa prajuritnya menembak para tahanan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: MER-C Kirim Surat Terbuka ke WHO Usai RS Indonesia di Gaza Jadi Markas Tentara IDF

Para tahanan tersebut dikonfirmasi adalah prajurit IDF yang ditangkap Hamas.

Sebelumnya, ketiga orang tersebut sudah menunjukkan bendera putih dan berbicara bahasa Ibrani.

Sayangnya, prajurit IDF tersebut malah menembak tahanan yang ingin menyelamatkan diri tersebut.

Wanita yang berada di video tersebut menyebut apa yang dilakukan IDF adalah memalukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: IRNA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X