Baca Juga: Petinggi Sayap Militer Hamas Minta Syarat Ini di Tengah Negosiasi Palestina dan Israel
"Menyebabkan puluhan tentara musuh tewas dan ratusan lainnya terluka, dengan kerugian yang terus meningkat yang hampir tidak dapat dihentikan, dan itu akan meningkat dengan kuasa Tuhan selama agresi terus berlanjut," ujarnya.
Nampaknya, pasukan pejuang tidak akan berhenti sampai syarat gencatan senjata dipenuhi.
Hamas meminta kepada Israel untuk gencatan senjata permanen dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Selain ancaman musim dingin di Gaza, warga yang menjadi pengungsi saat ini terancam penyakit menular dan kelaparan.
Baca Juga: One Piece 1102: 8 Tahun Hiatus, Karakter Ini Bakal Muncul di Saga Terakhir!
"Jumlah kendaraan yang dimusnahkan Mujahidin selama seminggu terakhir mencapai puluhan kendaraan yang telah kami umumkan berturut-turut, sedangkan jumlah kendaraan militer yang menjadi sasaran sejak dimulainya agresi darat mencapai 720 kendaraan, termasuk pengangkut pasukan. tank, buldoser, kendaraan militer," bebernya.
Operasi gabungan tersebut tersebar dari Beit Hanoun hingga Khan Younis di Gaza selatan.
"Penargetan pasukan musuh oleh Mujahidin kami tersebar di semua poros serangan Zionis, dari Beit Hanoun di utara hingga Khan Yunis di selatan, dan sepanjang hari-hari agresi, Mujahidin, puji Tuhan Yang Maha Esa, melakukan lebih dari sekedar agresi," ungkapnya.
"15 operasi penembak jitu yang berhasil selama seminggu terakhir dan lebih dari 12 bentrokan langsung dengan senapan mesin, senjata menengah, dan granat tangan," imbuhnya.
Baca Juga: Kekuatan Pendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Luar Negeri, Gebrakan pada Bulan Desember
Belum lama ini, Hamas memamerkan kemampuannya membuat persenjataan sendiri, menyindir pihak Israel yang selalu dipasok oleh Amerika Serikat.
"Mujahidin kami menggunakan alat peledak anti-personil, alat aksi komando, dan segala jenis alat anti-lapis baja dalam operasi penyerangan skala besar dan di semua sumbu untuk melawan benteng, individu, dan kendaraan. Kami di Brigade Qassam, setelah 11 minggu menghadapi agresi Nazi dan perang biadab, membenarkan apa yang sedang disibukkan oleh tentara musuh saat ini di lapangan. Ini adalah pencarian gambaran kemenangan dan prestasi," katanya.
Abu Ubaidah juga menyebut soal temuan terowongan bekas yang ditemukan Israel belum lama ini.
Sementara itu Israel mengklaim bahwa itu adalah sebuah pencapaian besar.
Artikel Terkait
Viral di Media Sosial, Ini Profil Abu Ubaidah Juru Bicara Brigade Al Qassam Hamas
Keterangan Pers Terbaru Abu Ubaidah Juru Bicara Brigade Al Qassam Hamas, Sebut Tentara Israel Pengecut
Abu Ubaidah Jubir Hamas Sampaikan Poin Penting Perkembangan Operasi Badai Al Aqsa, Nomor Empat Bikin Merinding!
Profil Yahya Sinwar, Salah Satu Pimpinan Hamas di Balik Operasi Badai Al Aqsa
Petinggi Sayap Militer Hamas Minta Syarat Ini di Tengah Negosiasi Palestina dan Israel