Tentara IDF Ratakan Rumah Sakit hingga Tewaskan Pasien dan Nakes, Eks Marinir AS: Dunia Lebih Baik tanpa Israel

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 17 Desember 2023 | 19:13 WIB
Eks marinir AS, Scott Ritter menilai dunia lebih baik tanpa Israel setelah IDF meratakan salah satu ruma sakit Kamal Adwan Gaza. (Twitter.com/@IDF)
Eks marinir AS, Scott Ritter menilai dunia lebih baik tanpa Israel setelah IDF meratakan salah satu ruma sakit Kamal Adwan Gaza. (Twitter.com/@IDF)

Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila menyerukan 'penyelidikan segera' setelah pasukan Israel dituduh menghancurkan warga Palestina, termasuk pasien yang terluka, menggunakan buldoser di halaman Kamal Adwan Rumah Sakit di Gaza utara.

Pada hari Sabtu, para dokter dan saksi lainnya mengatakan pasukan Israel melibas tenda-tenda yang menampung warga Palestina yang terlantar di dekat rumah sakit, salah satu dari 11 rumah sakit yang masih berfungsi di Gaza sejak Israel melancarkan serangan militernya pada 7 Oktober dan menghancurkan mereka hingga tewas.

Saksi mata mengatakan kepada Al Jazeera bahwa warga sipil sengaja menjadi sasaran.

"Orang-orang dikubur hidup-hidup menggunakan buldoser. Siapa yang bisa melakukan itu? Semua yang melakukan kejahatan ini harus diadili dan dibawa ke pengadilan pidana internasional," kata seorang saksi mata pada 17 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Baca Juga: Debat Panas Piers Morgan dan Dokter NHS, Tak Setuju Hamas Organisasi Perlawanan

Beberapa video yang dibagikan di media sosial juga tampak memperlihatkan orang-orang yang tertimpa reruntuhan di depan RS Kamal Adwan.

"Buldoser telah menghancurkan banyak fasilitas rumah sakit," Hani Mahmoud dari Al Jazeera, melaporkan dari Rafah di Gaza selatan, mengatakan pada Minggu pagi.

"Itu menghancurkan orang-orang dan tenda-tenda mereka di halaman dan sekitar 20 orang tertimpa dan terkubur di bawah reruntuhan," katanya.

Dalam pernyataan pers, menurut kantor berita Palestina Wafa, Menteri Kesehatan al-Kaila mendesak masyarakat internasional untuk menyelidiki apa yang terjadi di rumah sakit tersebut dan tidak mengabaikan "kejahatan perang" yang terjadi di Gaza.

Baca Juga: Al Jazeera Kutuk Serangan Tentara Israel di Khan Younis hingga Tewaskan Samer Abu Daqqa

Dia juga menyoroti bahwa tentara Israel menghancurkan bagian selatan rumah sakit, dan mengatakan 12 bayi masih berada di dalam inkubator rumah sakit tanpa air atau makanan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X