Houthi Yaman Serang Kapal Kontainer Maersk di Laut Merah, Perusahaan Asal Denmark Justru Bilang Begini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 15 Desember 2023 | 13:11 WIB
Militer Houthi Yaman baru-baru ini mencegat kapal Maersk di perairan Laut Merah, perusahaan kapal kontainer asal Denmark justru bilang ini. (t.me/army21ye)
Militer Houthi Yaman baru-baru ini mencegat kapal Maersk di perairan Laut Merah, perusahaan kapal kontainer asal Denmark justru bilang ini. (t.me/army21ye)

Maersk pada hari Kamis mengatakan kapal Maersk Gibraltar menjadi sasaran rudal saat melakukan perjalanan dari Salalah, Oman, ke Jeddah, Arab Saudi dan awak serta kapal dilaporkan selamat.

Baca Juga: One Piece: Mampukah Jewelry Bonney Samai Kekuatan Gear 5 Luffy?

"Kapal itu tidak tertabrak," kata juru bicara Maersk pada 15 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Ia juga menanggapi klaim Hothi terhadap kapal tanker kimia Norwegia yang diserang rudal yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden, tempat Yaman berada.

Houthi pada hari Selasa mengaku bertanggung jawab atas Selat Bad al-Mandab.

Baca Juga: Sejarawan Ilan Pappe soal Zionis Israel: Kita Saksikan Awal dari Akhir

"Serangan baru-baru ini terhadap kapal komersial di Selat Bad al-Mandab sangat memprihatinkan. Situasi saat ini membahayakan nyawa pelaut dan tidak mendukung perdagangan global," kata Maersk sebelumnya.

Seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa Houthi menembak kapal Maersk tetapi meleset dan tidak berhasil memaksa kapal tersebut berhenti.

Pejabat itu menambahkan bahwa pasukan AS tidak berada di wilayah tersebut pada saat kejadian.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X