SENAYANPOST - Jurnalis Palestina, Motaz Azaiza menuliskan curahan hati (curhat) di media sosialnya setelah sebulan lebih ini meliput peperangan antara Israel dan Hamas di Gaza.
Motaz Azaiza yang merupakan salah satu jurnalis Palestina ini menceritakan bagaimana situasi di Gaza yang saat ini sangat mencekam akibat serangan tentara Israel.
Tidak hanya itu, Motaz Azaiza juga menceritakan bahwa pergerakannya kini makin terbatas karena tentara Israel mengepung dari segala arah di Gaza.
Baca Juga: Lirik Lagu aespa, YOU, Hafalin dan Nyanyi Bareng yuk!
"Tahap mempertaruhkan segalanya untuk membawakan Anda berita telah berakhir, kini dimulailah tahap mencoba bertahan," tulis Motaz Azaiza dalam unggahan Twitter-nya pada 3 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com.
Sejak awal peperangan, Azaiza selalu memberikan perkembangan terkini situasi di Gaza.
"Saya sudah membawakan Anda cukup banyak berita, sebagai Tuhan saksi saya, untuk menyelamatkan negara saya. Kami sekarang menghadapi pengepungan internal. Kita tidak bisa bergerak ke utara atau selatan," lanjutnya.
Setelah gencatan senjata sepekan lamanya, Israel mengepung Gaza dari segala arah.
Sebagaimana diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ingin menghabisi kelompok pejuang Palestina Hamas.
Sayangnya, para pengamat menilai target Israel sebenarnya bukan Hamas tetapi warga sipil Palestina.
"Tank-tank Israel mengepung Gaza tengah di ujung utara dan selatan," ungkapnya.
Motaz juga menceritakan bahwa situasi di Gaza saat ini lebih mengerikan dari yang dibayangkan.
Artikel Terkait
Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan Terima Pasien, Direktur: Kami Tidak Dapat Tawarkan Layanan Apa Pun Lagi
RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak
Alasan Tentara Israel Targetkan Rumah Sakit di Gaza, Ini Analisis Pengamat
Seminggu Gencatan Senjata, Tentara Israel Kembali Bombardir Gaza
Israel Makin Brutal Serang Gaza Selatan Usai Gencatan Senjata, Palang Merah Internasional: Lapisan Kehancuran Baru setelah Pertempuran Sebelumnya