Pemerintah Jamin Stok Beras Aman Hingga 11 Bulan ke Depan Jelang Nyepi dan Idulfitri

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Rabu, 18 Maret 2026 | 22:55 WIB
Pemerintah jamin ketersediaan sembako jelang nyepi dan idul fitri. (Press Release Bakom RI)
Pemerintah jamin ketersediaan sembako jelang nyepi dan idul fitri. (Press Release Bakom RI)

SENAYANPOST — Pemerintah mengupayakan pasokan komoditas pangan strategis atau sembako jelang perayaan Nyepi dan Idulfitri dalam keadaan cukup. Pemerintah juga berupaya agar harga terkendali dan masih berada pada kisaran harga eceran tertinggi (HET).

Pernyataan itu dikemukakan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam konferensi pers Kesiapan Infrastruktur dan Pangan Jelang Nyepi dan Idulfitri, di Jakarta, Rabu (18/3).

“Saya sampaikan seluruh komoditas strategis seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, daging sapi atau daging kerbau, telur, gula, dan minyak goreng menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman,” kata Sudaryono.

Menurutnya, kondisi aman yang dimaksud adalah pasokannya cukup dan harga masih sesuai dengan HET.

Baca Juga: Kabar Baik Jelang Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Juni 2026

Dia mencontohkan beras. Saat ini di gudang Bulog, cadangan beras pemerintah sudah mencapai 4,09 juta. Proyeksinya bisa mencapai 6 juta ton yang bisa disimpan di gudang Bulog.

Beras yang beredar di masyarakat pun saat ini sekitar 12 juta ton. Dan proyeksi beras yang akan panen ke depan sekitar 12 juta ton.

Sehingga, total 28 juta ton. Artinya, itu sama dengan ketahanan pangan Indonesia, khususnya beras, mencapai 324 hari atau 11 bulan yang akan datang.

“Jadi, kondisi pangan kita sangat kuat ya, sangat kuat,” kata Sudaryono.

Baca Juga: Hampers Ketahanan Pangan ala Prabowo: Ipang Wahid Sebut Negara Kuat Dimulai dari Dapur Rakyat

Komoditas pangan strategis lain seperti jagung, cabai besar, cabai rawit, gula konsumsi, gula, telur, dan ayam juga memadai. Bahkan, bisa tahan hingga Mei 2026.

“Tapi bukan berarti pemahamannya, kalau sampai Mei (selesai), habis, bukan. Artinya, ini kan sampai Mei tahan, tapi kan ada panen, dikonsumsi, ada produksi, dikonsumsi, dan lain-lain. Jadi insyaallah kondisi dari sisi produksi kita cukup,” kata dia.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menegaskan pasokan pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi sepanjang Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

“Pemerintah terus memastikan ketersediaan pangan serta menjaga harga tetap stabil. Agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan bahan pokok,” kata Sarwo Edhy. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X