Jalan Koboi Menkeu Purbaya: Bidik Pertumbuhan 8 Persen dengan Resep Sumitronomics

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Rabu, 24 September 2025 | 07:00 WIB
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan terkait target Sumitronomics lewat kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN 2026. (Dok. Kemenkeu)
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan terkait target Sumitronomics lewat kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN 2026. (Dok. Kemenkeu)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah menyebut gaya koboi Purbaya justru bisa melonggarkan pengetatan pasar keuangan.

Said menyebutkan, keputusan Purbaya dalam menetapkan imbal hasil SBN tenor 10 tahun di kisaran 6,9 persen merupakan sinyal moderat yang memberi ruang gerak bagi ekonomi.

“Kita yakin gaya koboi Menteri Keuangan kita bisa melonggarkan kebijakan uang ketat,” kata Said.

Meski optimisme muncul, kritik tetap ada. Langkah-langkah cepat memang membawa dampak psikologis positif, tetapi belum tentu berkelanjutan.

Baca Juga: Kasus Pembobolan Rekening Dana Nasabah Jadi Tanggung Jawab Siapa?

Risiko inflasi, fluktuasi kurs, dan gejolak pasar global bisa sewaktu-waktu menguji ketahanan kebijakan fiskal era Menkeu Purbaya.

Hingga kini, target pertumbuhan 8 persen muncul ke permukaan sebagai ambisi besar pemerintah melalui kebijakan yang salah satunya berada di tangan Menkeu Purbaya.

Pemerintah juga berharap melalui target Sumitronomics itu mampu menjadi jawaban bagi RI untuk melompat dari negara berkembang menuju negara maju di masa mendatang.

Pada akhirnya, publik menanti gebrakan lanjutan dari Menkeu Purbaya untuk sanggup menjaga keseimbangan antara ambisi pertumbuhan dan stabilitas ekonomi di tengah badai gejolak pasar global. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X