Baca Juga: PDIP Masih Terbuka soal Cagub dan Cawagub DKI Jakarta
Apalagi, sampai menabrak sistem perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
"Kami selalu mematuhi peraturan pemerintah, pendapat dan masukan senantiasa kami sampaikan lewat aksi damai yang persuasif, humanis dan simpatik, juga melalui saluran-saluran aspirasi dan pengaduan yang telah disediakan oleh negara," kata Arif.
Arif juga menjelaskan bahwa, PKL yang merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), selama ini telah diakui menjadi ujung tombak yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.
Untuk itu PKL Tri Dharma, siap ikut serta mendukung percepatan transformasi ekonomi menuju era Indonesia Emas 2045.
Saat ini, Paguyuban Koperasi PKL Tri Dharma 80 persen beranggotakan UMKM yang berjualan di Teras Malioboro 2 dan 20 persen lainnya adalah pedagang yang menggelar lapaknya di Teras Malioboro 1.***
Artikel Terkait
Yogyakarta Kembali Diguncang Gempa dengan Guncangam Kuat Gempa Magnitudo 6,4
Atap Taman Budaya Gunung Kidul Ambrol Akibat Gempa Magnitudo 6,4 Yogyakarta
Guru Besar dan Akademisi di Yogyakarta Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pemilu 2024
Sebuah Cerita dari Saksi Mata, Kenangan 1 Oktober Penculikan Kolonel Katamso dan Letkol Sugiono di Yogyakarta
Opini: Yogyakarta dan Sri Sultan dalam Memperjuangkan NKRI
Tetiba Batal Jadi Petugas Haji, KH Aguk Irawan Kirim Surat Terbuka ke Kemenag Kanwil DI Yogyakarta