SENAYAN POST - Pengamat politik dari Universitas Indonesia Ade Armando pamit mundur dari channel YouTube Cokro TV belum lama ini.
Ade Armando yang kerap kritis mengomentari pemerintahan saat ini tiba-tiba saja mengundurkan diri dari Cokro TV karena satu alasan.
Lebih lanjut, Ade Armando memutuskan untuk mundur dari Cokro TV karena dilarang mengeritik Ganjar Pranowo, calon presiden (capres) dari PDIP.
Baca Juga: Awal Mula Connie Rahakundini Diundang ke Ponpes Al Zaytun: Awalnya Saya Nggak Kenal Panji Gumilang
"Saya mundur dari Cokro TV karena dilarang mengeritik PDIP terkait Ganjar," tulis Ade Armando dalam unggahan Instagramnya pada 7 Agustus 2023, dikutip SenayanPost.com.
Menurut penuturannya, kritik yang dilontarkannya akan menurunkan elektabilitas Ganjar Pranowo dalam kontestasi politik Pemilu 2024.
"Kritik semacam ini dianggap akan mengurangi elektabilitas Ganjar," tutupnya.
Baca Juga: Arab Saudi Pimpin 42 Negara Bahas Krisis Ukraina
Tentu saja mundurnya Ade ini mendapat berbagai macam komentar dari netizen.
"Ini bukan masalah bener kritikannya atau ngga, karena bisa jadi PDIP pun terkadang terlalu keras. Namun, itulah budaya organisasi mereka. Sama aja kayak PSI yang punya budaya organisasi. PDIP tegak lurus, PSI lebih egaliter. Selama tujuannya sama, kenapa ngga? Kalaupun bener kritikan itu harus ada, posisinya harus tepat," tulis salah seorang netizen.
"Konsisten aja dengan pilihan awal pak. Jangan perkara partai butuh pengakuan, ideologi yang dulu dirintis jadi taruhan," tulis netizen lainnya.
Baca Juga: Yordan Terus Tambah Impor Minyak Mentah dari Irak
Diketahui, Ade Armando mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.
Ada juga yang menyarankan Ade untuk bergabung PDIP saja.