Jika Prabowo berhasil menggandeng Cak Imin, tidak menutup kemungkinan setengah kantong suara akan digaetnya di dua provinsi tersebut.
Artinya 25,6 persen melawan 50 persen secara hitungan di atas kertas.
"Di atas kertas, dukungan kedua partai (PKB dan Gerindra) mencapai 50 persen," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Prabowo dan Cak Imin santer dibicarakan untuk menjadi pasangan capres dan cawapres di Pemilu 2024.
Baca Juga: Sama-sama Rumah Tangga Diisukan Retak, Dahlia Poland Didukung Putri Anne, Istri Arya Saloka
Namun, hingga kini Gerindra belum mengumumkan siapa sosok yang akan mendampingi Prabowo.
Selain Cak Imin, ada beberapa kandidat yang dinilai bisa melengkapi Prabowo di antaranya Erick Thohir dan Sandiaga Uno.
Dinamika politik jelang Pemilu 2024 masih bisa berubah, setiap tokoh politik nasional bisa berpotensi sebagai cawapres Prabowo.
Di lain pihak, kedua capres lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo akan segera mengumumkan siapa pendampingnya.
Anies Baswedan mengatakan bahwa cawapresnya itu harus memberikan efek kejut.
Sementara Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan berencana untuk mengumumkan cawapres di bulan Soekarno atau sekitar Juni.***