SENAYAN POST - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly membantah keterlibatan anaknya, Yamitema Laoly dalam bisnis Lapas (Lembaga Permasyarakatan).
Kasus dugaan bisnis Lapas oleh anak Yasonna Laoly ini diketahui berawal dari cuitan di media sosial dengan akun @PartaiSocmed.
Menanggapi hal ini, Yasonna Laoly membantah dengan tegas bahwa anaknya, Yamitema terlibat dalam bisnis lapas.
Baca Juga: Preview Anime One Piece Episode 1081, Sanji Bakal Tunjukkan Variasi Terkuat Diable Jambe
Akun @PartaiSocmed membeberkan bahwa anak Yasonna dan perusahannya, PT Natur Palas Indonesia beserta yayasan bernama Jeera Foundation memonopoli bisnis koperasi dan kantin di beberapa lapas besar.
"Ah bohong besar itu, nggak ada. Nanti ada keterangan dari kalapasnya," kata Yasonna pada 2 Mei 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Tidak hanya itu, anak Yasonna juga dituding menjalankan bisnis narkoba di dalam lapas sebagaimana diungkap Tio Pakusadewo dalam podcast Uya Kuya.
Tio dalam tayangan itu menceritakan ketika lapas mati lampu, itu berarti narkoba diantarkan ke dalam.
Yasonna tak berkelit jika Tio Pakusadewo pernah menjadi napi salah satu lapas karena tersangkut kasus narkoba.
Lebih lanjut, Tio sempat diminta menjadi pelatih oleh yayasan Jeera.
"Itu kan Tio pernah dua kali di sana. Dia juga pernah dipakai Jeera menjadi pelatih," terang Yasonna.
Menkumham menjelaskan bahwa yayasan tersebut salah satunya bertugas membina para napi.