polhukam

Wacana Bubarkan DPR RI dan Partai Politik Mencuat di Medsos, Mahfud MD: Itu Pilihan yang Sangat Jelek

Senin, 3 April 2023 | 13:56 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa DPR dan partai politik tidak perlu dibubarkan meskipun dinilai jelek masyarakat. (Instagram.com/@mahfudmd)

SENAYAN POST - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa dalam situasi apa pun jangan pernah berkeinginan untuk membubarkan DPR dan partai politik (parpol).

Sebagaimana diketahui, setiap kali pejabat negara dicecar di DPR, tidak terkecuali Mahfud MD.

Tidak sedikit netizen yang menggaungkan di media sosial (medsos) untuk membubarkan DPR dan parpol karena kinerjanya.

Baca Juga: Jadi Bulan-bulanan di Senayan, Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Ada Anggota DPR RI Jadi Makelar Kasus

Mahfud MD menilai bahwa lebih baik ada DPR dan parpol meskipun kualitasnya belum sampai yang diharapkan.

"Banyak orang mengatakan sekarang di medsos bubarkan DPR, bubarkan partai politik," kata Mahfud MD pada 3 April 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Menko Polhukam menilai ketiadaan DPR dan parpol tentu akan menjadi preseden buruk di Indonesia.

Baca Juga: Arteria Dahlan Bongkar Borok Anggota DPR RI hingga Adakan Koreksi di Ruang Tertutup, Netizen: Oh Gitu Ya

Menurutnya, lebih baik ada DPR dan parpol meskipun kualitasnya mungkin belum diharapkan masyarakat.

"Saudara, itu adalah pilihan yang sangat jelek. Saya ingin tegaskan daripada tidak ada DPR, daripada tidak ada parpol, lebih baik kita hidup bernegara ini memiliki DPR dan parpol meskipun jelek," bebernya.

Mahfud MD yang mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada itu menceritakan tentang Imam Hambali yang sempat dipenjara oleh pemimpinnya karena berbeda pendapat.

Baca Juga: Mahfud MD dan PPATK Dilaporkan MAKI Buntut Transaksi Mencurigakan Rp349 triliun: Nggak Apa-apa

"Imam Hambali yang sampai sekarang kita ikuti ajaran fikihnya, dipenjara, dianiaya karena beda pendapat dengan khalifah dan tidak ada yang berani mengontrol," terangnya.

Selain wacana pembubaran DPR dan parpol, ada juga yang mengusulkan untuk berubah sistem pemerintahan.

Halaman:

Tags

Terkini