polhukam

Menko Polkam Bantah Isu Demo Besar Jelang HUT ke 81 RI, Tegaskan Video yang Beredar Hoaks

Kamis, 6 Agustus 2026 | 21:11 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago membantah isu demo besar jelang HUT ke 81 RI, menegaskan bahwa video yang beredar tersebut hoaks. (Instagram.com/@polkamri)

SENAYANPOST - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago membantah beredarnya informasi mengenai rencana demonstrasi besar-besaran menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Ia menegaskan video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan situasi di Indonesia saat ini.

"Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di Tanah Air kita ada hoaks-hoaks yang seperti itu," kata Djamari pada 5 Agustus 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Menurut Djamari, video yang beredar jelang HUT ke 81 RI itu kemungkinan merupakan rekaman lama dan tidak berkaitan dengan kondisi terkini.

Baca Juga: Pendaftaran Peserta Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Resmi Dibuka Hari Ini 5 Agustus 2026

"Mungkin itu terjadi pada masa lalu. Pada saat ini sekarang ke depan tidak ada," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memantau perkembangan situasi keamanan, termasuk potensi gangguan menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

"Kami sudah bekerja, bersungguh-sungguh bersama-sama dengan Pak Panglima TNI, Pak Kapolri, selalu memberikan informasi itu," kata Djamari.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan pemerintah bersama aparat keamanan, Djamari menegaskan tidak ditemukan adanya indikasi rencana aksi demonstrasi besar sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca Juga: Alwi Shihab: Board of Peace Tegaskan Komitmen Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina

"Itu (demonstrasi) sama sekali tidak ada, sama sekali tidak kita temukan," tegasnya.

Lebih lanjut, Djamari mengatakan pemerintah akan menindak penyebaran informasi palsu yang dinilai dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia menegaskan aparat akan memburu akun-akun yang menyebarkan hoaks tersebut, termasuk mengusut pihak yang diduga menjadi dalang di balik penyebaran informasi menyesatkan itu.

Halaman:

Tags

Terkini