Saat itu RK mengeluh klien tersebut belagu dan tahu banyak.
"Udah kaya, belagu, dan sok tahu. Itu tipe klien yang banyak sekali di Jakarta. Maaf," cuit RK pada 26 November 2010.
Baca Juga: Tanggapan Ridwan Kamil soal Putusan MK Terkait Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah
Kemudian di tahun 2012 RK kembali mencuit lagi soal Jakarta.
"Selain uangnya, adakah alasan lain untuk menyukai Jakarta?" cuit RK pada 17 Juni 2012.
Salah seorang netizen meminta cuitan tersebut diabadikan dan ditempel di tempat warga Jakarta memilih.
"Yang ini tolong dilaminating dan dipigura segede gaban. Biar bisa dicantolin di tempat-tempat nyoblos nanti," cuit salah seorang netizen.
Baca Juga: Survei Saiful Mujani: Anies Baswedan Masih Dipilih dari Tiga Partai Ini, Unggul dari Ridwan Kamil
Ada juga yang berkomentar dengan bertanya seburuk apa Jakarta saat itu.
"Emang zaman 2012 seburuk apa sih Jakarta?" tanya seorang netizen.
Seorang netizen mengajak warga Jakarta untuk mencetak cuitan lama RK tersebut sebanyak-banyaknya.
"Ayo warga Jakarta, kita cetak sebanyak-banyaknya dan sebarkan ke setiap sudut Jakarta. Biar dia kena mental," cuit salah seorang netizen.
Ada netizen yang mengusulkan agar cuitan lama RK tersebut dipajang di Monumen Nasional (Monas) sekaligus dibuatkan baliho.***