Arzeti Bilbina Bongkar 3 Pesona Artis yang Bisa Bikin Masyarakat Terpikat di Pemilu, Apa Saja?

photo author
Risma P., Senayan Post
- Senin, 21 Agustus 2023 | 19:33 WIB
Arzeti Bilbina beri bongkar alasan pesona artis dapat memikat masyarakat saat Pemilu 2024
Arzeti Bilbina beri bongkar alasan pesona artis dapat memikat masyarakat saat Pemilu 2024

SENAYAN POST - Banyaknya artis yang maju sebagai bacaleg di Pemilu 2024 nanti tidaklah sedikit.

Ada beberapa artis yang sudah menggaungkan niatnya untuk terjun ke dunia politik dan nyaleg.

Pada pemilu sebelumnya pun sudah ada beberapa artis yang terpilih sebagai wakil rakyat.

Baca Juga: Prabowo Subianto Dapat Dukungan dari PAN dan Golkar Jelang Pemilu 2024, Pengamat Sebut Ada Pengaruh Jokowi

Seorang model yang kini menjadi politisi, Arzeti Bilbina pun mengungkapkan alasan artis-artis begitu banyak dipilih oleh masyarakat.

Ia menyebutkan ada tiga hal yang menarik Masyarakat, apa saja?

“Karena mungkin kalau kita bicara mengenai pileg (pemilihan anggota legislatif) itu ada tiga poin yang harus diperhatikan, dikenal, disukai, dan dipilih, dan tiga poin ini sudah dimiliki oleh pekerja seni atau artis,” kata Arzeti dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema "Caleg Artis Dobrak Hegemoni Politik" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip dari antaranews.com.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Tanggapi Isu Jadi Cawapres pada Pemilu 2024: Enggak Mungkin

Akan tetapi para artis tidak serta-merta bisa dengan mudahnya terpilih.

“Jadi boleh dikatakan, tapi bukan berarti ketika pekerja seni atau artis itu masuk ke politik dia akan terpilih, tidak juga, tergantung dari kerja keras,” katanya.

Aspek lain yang juga menjadi jalan yang mudah bagi pekerja seni masuk ke dunia politik adalah adanya hubungan erat antara keduanya.

Baca Juga: WNI di AS Resmi Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pemilu 2024

Sebut saja beberapa acara politikus yang menampilkan penampilan seni pertunjukan.

“Merupakan satu kemudahan bagi partai juga ketika harus menyebar aktivis atau calon legislatifnya atau kepala daerahnya untuk mereka bisa mengambil hati dari masyarakat. Artinya bukan didobrak tetapi disinergikan, pastinya kami juga di sekolahkan, karena mungkin kalau dalam pekerjaan seni memang bicara mengenai politik itu adalah seni,” ucap dia. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Risma P.

Sumber: Antaranews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X