Jokowi Bakal Cawe-cawe di Pemilu 2024, Anies Baswedan Singgung Isu Penjegalan dan Kriminalisasi

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Selasa, 30 Mei 2023 | 16:37 WIB
Capres Anies Baswedan tanggapi rencana Presiden Jokowi untuk cawe cawe dalam ajang Pemilu 2024 dalam konferensi persnya. (Twitter.com/@aniesbaswedan)
Capres Anies Baswedan tanggapi rencana Presiden Jokowi untuk cawe cawe dalam ajang Pemilu 2024 dalam konferensi persnya. (Twitter.com/@aniesbaswedan)

SENAYAN POST - Calon presiden Anies Baswedan menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belum lama ini menyatakan akan cawe cawe di Pemilu 2024 mendatang.

Menanggapi rencana Jokowi yang akan cawe cawe di Pemilu 2024, Anies Baswedan mengaku banyak mendapat keluhan dari berbagai pihak.

Salah satu kekhawatiran yang diungkap Anies Baswedan setelah Jokowi menyatakan ingin cawe cawe di Pemilu 2024 ini adalah isu penjegalan dan kriminalisasi.

Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia Lawan Timnas Argentina Erick Thohir Minta GBK Steril, PDIP Malah Rencana Sewa Stadion

"Ada yang mengungkap kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkap kriminalisasi," kata Anies Baswedan dalam konferensi pers yang digelar 30 Mei 2023.

Anies juga menilai bahwa Jokowi tidak netral di Pemilu 2024 jika ingin 'cawe cawe' di ajang pesta demokrasi tersebut.

Oleh karena itu, banyak pihak yang menurutnya khawatir pesta demokrasi akan berlangsung tidak luberjurdil (langsung, umum, bebas, jujur, dan adil)

Baca Juga: Kesan Pertama Thomas Doll soal Ryo Matsumura, Gelandang Anyar Persija Jakarta

Beberapa waktu terakhir ini, Jokowi ingin 'terlibat' dalam Pemilu 2024 untuk kepentingan nasional.

Menurut Jokowi dengan dirinya 'cawe cawe' maka momentum 13 tahun akan terus terjaga.

Hal ini juga dipertegas Jokowi saat bertemu dengan para insan pers di Istana.

Baca Juga: Santer Wacana Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Kebocoran Informasi MK

Sementara itu, Anies mengungkap kekhawatiran lain terkait rencana Jokowi tersebut.

"Ada kekhawatiran tidak netralnya penyelenggaraan pemilu, ada kekhawatiran caleg-caleg mendapat perlakuan tidak fair," lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X