SENAYAN POST - Calon presiden Anies Baswedan menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belum lama ini menyatakan akan cawe cawe di Pemilu 2024 mendatang.
Menanggapi rencana Jokowi yang akan cawe cawe di Pemilu 2024, Anies Baswedan mengaku banyak mendapat keluhan dari berbagai pihak.
Salah satu kekhawatiran yang diungkap Anies Baswedan setelah Jokowi menyatakan ingin cawe cawe di Pemilu 2024 ini adalah isu penjegalan dan kriminalisasi.
"Ada yang mengungkap kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkap kriminalisasi," kata Anies Baswedan dalam konferensi pers yang digelar 30 Mei 2023.
Anies juga menilai bahwa Jokowi tidak netral di Pemilu 2024 jika ingin 'cawe cawe' di ajang pesta demokrasi tersebut.
Oleh karena itu, banyak pihak yang menurutnya khawatir pesta demokrasi akan berlangsung tidak luberjurdil (langsung, umum, bebas, jujur, dan adil)
Baca Juga: Kesan Pertama Thomas Doll soal Ryo Matsumura, Gelandang Anyar Persija Jakarta
Beberapa waktu terakhir ini, Jokowi ingin 'terlibat' dalam Pemilu 2024 untuk kepentingan nasional.
Menurut Jokowi dengan dirinya 'cawe cawe' maka momentum 13 tahun akan terus terjaga.
Hal ini juga dipertegas Jokowi saat bertemu dengan para insan pers di Istana.
Sementara itu, Anies mengungkap kekhawatiran lain terkait rencana Jokowi tersebut.
"Ada kekhawatiran tidak netralnya penyelenggaraan pemilu, ada kekhawatiran caleg-caleg mendapat perlakuan tidak fair," lanjutnya.
Artikel Terkait
Subsidi Mobil Listrik Dikritik Anies Baswedan, Luhut: Suruh Dia Datangi Saya
Presiden Jokowi Tanggapi Kritik Anies Baswedan Terkait Subsidi Kendaraan Listrik
Johnny G Plate Petinggi Nasdem Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Anies Baswedan Mengaku Prihatin
Bocoran Sosok Cawapres Anies Baswedan di Pemilu 2024, 2 Sosok Ini Sering Disebut: Tunggu Tanggal Mainnya
Hasil Survei Terbaru untuk Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan