Selama menggunakan Air ev, hal paling berkesan bagi Gasan adalah si mungil tenaga listrik ini membuatnya memiliki banyak opsi saat menghindari kemacetan parah.
"Yang paling sering itu sudah pasti kalau ada kemacetan, ada Google Maps ngasih alternatif jalan kecil, jalan tikus, sudah pasti ini bisa dilewati," pungkas Gasan.
Melengkapi keuntungan yang diberikan kepada pelanggan, Wuling memberikan program untuk jaminan layanan after sales berupa Lifetime Core EV Components Warranty yaitu garansi seumur hidup yang diberikan untuk 3 komponen utama kendaraan listrik.
Ditambah dengan Extensive Free Maintenance yakni gratis biaya jasa dan suku cadang untuk perawatan berkala hingga 8 tahun atau mencapai jarak tempuh 150.000 kilometer. Program promo ini berlaku syarat dan ketentuan.
Baca Juga: Wuling Cloud EV, Primadona Baru untuk Konsumen Elektrik Tanah Air
Air ev sendiri telah diproduksi di Indonesia, tepatnya di pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% dan mendapatkan insentif PPN untuk kendaraan EV.
Wuling pun telah menghadirkan 150 dealership yang tersebar di seluruh Indonesia.
Soal harga, Air ev Lite dibanderol Rp 190 jutaan, lalu untuk Air ev Standar Range dijual dengan harga Rp 224 jutaan.
Sedangkan tipe tertinggi, Air ev Long Range dijual dengan harga Rp 275 jutaan untuk wilayah Jakarta dan setelah insentif PPN.***
Artikel Terkait
Intip Spesifikasi Seres E1 yang Resmi Dijual dan Harganya lebih Murah dari Wuling Air EV
Wuling Air ev Lite Diluncurkan di GIIAS, Harganya Rp180 Jutaan
Ini Keunggulan Wuling Almaz RS Baru yang Resmi Dijual Rp300 Jutaan
Wuling Cloud EV, Primadona Baru untuk Konsumen Elektrik Tanah Air
Tamu VIP di World Water Forum Pakai Mobil Wuling
Harganya Rp200 Jutaan Wuling Confero S Baru, Pilihan Mobil Keluarga di GIIAS 2024