Pancasila ideologi warga dunia? Ya. UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB) Mei 2023 lalu, menganugerahi pidato Bung Karno di gedung PBB, New York 30 September 1960 yang berjudul "To Build the World A New" sebagai Warisan Arsip Dunia.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu CASSANDRA, Taylor Swift, Tahu Artinya Jadi Makin Relate?
PBB mengapresiasi pidato Bung Karno karena isinya yang menginspirasi dunia.
Dalam pidatonya yang berjudul To Build the World A New (Membangun Dunia Baru), Bung Karno untuk pertama kalinya memperkenalkan Pancasila di forum internasional.
Dan momennya sangat relevan dengan situasi dunia saat itu, di mana perang dingin antara blok Barat dan Timur sedang berkecamuk.
Saat itu dunia terbelah, karena persaingan ideologi antara AS (liberalis kapitalisme) versus Uni Soviet (sosialis-komunisme).
Baca Juga: Lirik Lagu IN A BEAUTIFUL WAY, Kim Kyung Hee untuk OST Drakor Queen Of Tears
Kedua negara super power itu, bersaing dengan masing-masing membawa gerbong pengikutnya.
Di tengah persaingan ideologi kedua blok itu, Bung Karno menawarkan Pancasila untuk meredam konflik Barat dan Timur.
Ucap Bung Karno, Pancasila menawarkan prinsip-prinsip yang bisa diterima kedua ideologi itu.
Pancasila, ujar Bung Karno, mengandung nilai-nilai universal dalam relasi antarnegara, apa pun ideologinya.
Baca Juga: Lirik Lagu CASSANDRA, Taylor Swift, Cocok Buat yang Dikhianati dan Lagi Kecewa
Menurut Bung Karno, ideologi liberalisme-kapitalisme tidak mengenal keadilan sosial, tetapi menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang terdapat dalam Pancasila.
Sedangkan ideologi sosialisme-komunisme tidak mengakui Ketuhanan, tapi mengutamakan keadilan sosial yang juga terdapat dalam Pancasila.
Kedua ideologi yang bersebrangan ini menyatu dalam Pancasila yang kemudian memberinnya roh ketuhanan, kamanusiaan, permusyawaratan, dan keadilan.