Baca Juga: Tanggapan Waketum Gerindra Soal PAN dan Golkar Gabung Koalisi Dukung Prabowo di Pilpres 2024
Kejadian pengawal Airlangga diduga mengancam akan menembak wartawan akhirnya ditanggapi oleh Kementerian Bidang Perekonomian. Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto membatah hal tersebut.
Dalam pernyataannya, Haryo meminta maaf kepada khalayak terkait ketidaknyamanan yang terjadi usai pemeriksaan Airlangga. Ia juga berterima kasih kepada para jurnalis yang sudah sabar menanti selama 12 jam.
"Kami berterima kasih atas kesediaan teman-teman wartawan menunggu sekitar 12 jam pemeriksaan. Kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi usai pemeriksaan," kata Haryo Limanseto dalam keterangannya.
Pihak Kemenko Perekonomian juga mengklarifikasi dan memastikan bahwa tidak ada Protokoler Kemenko yang mengucapkan ancaman mau menembak wartawan.
Baca Juga: Golkar Pede Koalisi Besar Usung Prabowo-Airlangga Terwujud, PAN Rela Gabung Dengan Syarat
Haryo Limanseto melanjutkan, protokoler kementeriannya telah memiliki SOP tersendiri dalam melaksanakan pendampingan kepada pimpinan. Ia juga menegaskan pengawal Airlangga tidak dibekali senjata.***
Artikel Terkait
Golkar Pede Koalisi Besar Usung Prabowo-Airlangga Terwujud, PAN Rela Gabung Dengan Syarat
PAN dan Golkar Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Habiburokhman: Cocok!
Tanggapan Waketum Gerindra Soal PAN dan Golkar Gabung Koalisi Dukung Prabowo di Pilpres 2024
Tanggapan Golkar Usai Ridwan Kamil Digoda PDIP Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Seruan Airlangga Hartarto Presiden 2024 Menggema dalam Acara HUT AMPI ke-45
Partai Golkar Solid Dukung Capres Airlangga Hartarto, Pemilu 2024 Hadirkan 4 Paslon