Dituding 'Bekingi' Panji Gumilang dan Pesantren Al Zaytun, AM Hendropriyono: Saya Heran Kok Ributnya Sekarang?

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Selasa, 11 Juli 2023 | 01:09 WIB
AM Hendropriyono, Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
AM Hendropriyono, Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

SENAYANPOST - AM Hendropriyono akhirnya buka suara setelah munculnya tudingan, bahwa dirinya menjadi orang yang di belakang Panji Gumilang dan Pesantren Al Zaytun.

Seperti diketahui bahwa AM Hendropriyono yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan, pertama kali mengetahui pesantren Al Zaytun ketika rapat kabinet Presiden BJ Habibie yang menugaskan Menteri Agama kala itu Abdul Malik Fadjar, untuk menyelediki pondok pesantren Al Zaytun sebelum meresmikan pesantren Al Zaytun.

Sedangkan AM Hendropriyono pertama kali kenal dengan Panji Gumilang sebagai pimpinan pesantren Al Zaytun, ketika dirinya yang menjabat sebagai Kepala BIN diminta mewakili meletakkan batu pertama di gedung Doktor Ir Soekarno oleh Presiden Megawati.

Sebagai Pimpinan Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang Bukan Lagi NII

Baca Juga: Ketika AM Hendropriyono Bercerita Pertama Kali Kenal Panji Gumilang dan Pesantren Al Zaytun

Nah disamping itu, AM Hendropriyono juga mengaku memiliki informasi tentang Panji Gumilang yang dikaitkan dengan NII (Negara Islam Indonesia), dari sumber terpercaya yakni Kolonel Abdul Fatah Wirananggapatih, dan Sardjono Kartosoewirjo, putra pendiri DI/TII dan penggagas NII, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Menurut informasi dari kedua orang tersebut, AM Hendropriyono mejelaskan bahwa Panji Gumilang adalah generasi yang mengaku NII yang sudah tidak ada, jadi Panji Gumilang itu sudah tidak menjadi NII, justru dia itu bertentangan dengan NII.

"Saya sesuaikan informasi dari kedua orang itu dan dengan apa yang saya lihat ketika saya mendatangi pesantren Al Zaytun untuk meletakan batu pertama pada gedung Ir Soekarno, ya memang tidak ada lagi soal-soal NII di sana (Pesantren Al Zaytun)," kata AM Hendropriyono, kepada Senayan Post di Kawasan Gelora Bung Karno, Senin 10 Juli 2023.

Sehingga Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) ini pun menjelaskan, Panji Gumilang ini merupakan sosok yang justru bertentangan dengan NII. Ponpes Al Zaytun yang secara fisik didirikannya sudah berseberangan dengan ideologi NII.

Baca Juga: Panji Gumilang saat Tabayun ke Gedung Sate Perihal Ponpes Al Zaytun Indramayu: Kalau Begini Nggak Paham

AM Hendropriyono Tidak Menjadi Orang di Belakang Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun

Oleh karena itu, AM Hendropriyono menyebut tidak benar jika dirinya berada dibelakang Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun.

"Saya nggak ada urusan dengan Al Zaytun dan Panji Gumilang. Sekarang saya juga tidak punya hubungan apa-apa" tegas AM Hendropriyono.

Jadi AM Hendropriyono menegaskan jangan membuat keributan sekarang dengan merefer pakai tanda kutip dengan memakai referensi masa lalu. Dulu ya dulu, masa lalu ya sudah lewat. masa sekarang ya masa ke depan, orang-orang sudah pakai artificial intelligence masa masih pakai masa lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X