Prabowo Sebut Pancasila Pegangan Kokoh Indonesia Hadapi Konflik Global

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Senin, 1 Juni 2026 | 20:39 WIB
Prabowo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta. (Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Prabowo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta. (Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

SENAYANPOST — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pancasila menjadi sandaran utama bagi bangsa Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/26).

Prabowo mengatakan bahwa persaingan geopolitik, perang dagang, hingga gejolak ekonomi menjadi tantangan serius yang dihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Meski demikian, Indonesia disebutnya memiliki Pancasila sebagai modal dasar untuk menjaga persatuan dan menentukan arah pembangunan ke depan.

"Di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh. Pegangan itu adalah Pancasila,” ujarnya.

Menurutnya, Pancasila sebagai falsafah bangsa lahir dari sejarah, pengalaman, dan cita-cita bangsa Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu di Kemenhan

Berkat Pancasila, ratusan suku bangsa yang tersebar di ribuan pulau berhasil dipersatukan dalam satu tujuan dan cita-cita kebangsaan. Persatuan tersebut menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan global.

Oleh karenanya, Prabowo menekankan bahwa Pancasila tidak boleh dipandang sekadar sebagai warisan sejarah atau simbol formal dalam seremoni kenegaraan. Menurutnya, Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, mulai dari bidang politik dan hukum hingga pembangunan sosial, budaya, dan sistem ekonomi nasional.

“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah. Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan dalam setiap upacara,” katanya.

Mengingat perannya yang krusial di tengah dinamika global, Prabowo mengatakan bahwa Pancasila juga menjadi fondasi utama transformasi ekonomi nasional saat ini.

Baca Juga: Bule Ngamuk Tolak Bayar Makan di Menteng: Saya Bangun Negaramu!

Menurutnya, transformasi yang dilakukan pemerintah bertujuan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah menjalankan berbagai program. Seperti ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan penguatan ekonomi perdesaan.

Hal ini diharapkan dapat mendistribusikan pertumbuhan ekonomi secara merata dan tidak hanya dinikmati oleh segelintir kelompok tertentu.

"Kita sedang dan akan menjalankan terus strategi transformasi bangsa. Strategi kita sejatinya adalah transformasi menjadi haluan yang sejalan dengan Pancasila," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X