SENAYAN POST - Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menilai pemerintah harus melakukan dua pendekatan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang semakin meresahkan.
Menurut Connie Rahakundini, ada dua pendekatan yang bisa dilakukan pemerintah terhadap KKB Papua.
Connie Rahakundini menilai pendekatan Sosiologi dan antropologi bisa dilakukan pemerintah untuk meredam aksi KKB Papua baru-baru ini.
Baca Juga: Argentina Tersingkir, 6 Tim Memastikan Lolos ke Babak Perempat Final Piala Dunia U-20 2023
"Seharusnya pak Tito menurunkan tentara-tentara sosiologi dan antropologi. Ini tugas dalam negeri," kata Connie pada 16 Mei 2023, dikutip SenayanPost.com dari R66 Newslitics.
Pengamat militer tersebut menilai TNI seolah sedang diikat salah satu kakinya.
"TNI itu kakinya disuruh melangkah tapi diiket sebelah, itu yang nggak boleh terjadi," jelasnya.
Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1085 Beri Petunjuk Soal Kekuatan Buah Iblis Gorosei!
Connie menceritakan saat Presiden Megawati Soekarnoputri mengambil keputusan sulit saat menangani GAM di Aceh.
Saat itu, Megawati meneken Keppres untuk menangani GAM di Aceh dan langsung memerintahkan Panglima TNI untuk menumpas.
"Presiden Jokowi contohlah Ibu Presiden Megawati itu yang namanya menghajar itu semua apalagi udah bertentara," ungkapnya.
Kemudian Mardigu Wowiek menambahkan bahwa KKB Papua ini sudah termasuk ancaman negara atau nation threat.
"Masukkan kategori ini dalam nation threat, karena threat ada di bawah, buat Keppres, selesai," tambah Mardigu.
Artikel Terkait
Prajurit Baku Tembak dengan KKB, Panglima TNI Tingkatkan Operasi Militer Jadi Siaga Tempur di Papua
Geram KKB Papua Makin Meresahkan, Connie Rahakundini: Sikat, Kalau Perlu Tiga Angkatan Langsung!
Tentara Bayaran Terlibat dalam Operasi KKB Papua? Ini Kata Connie Rahakundini dan Mardigu Wowiek
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Asal Pasokan Senjata KKB Papua: Sebagian Besar Senjata-senjata Itu...
Ada Korban Meninggal, Kontak Tembak antara KKB dengan Aparat Terjadi Kembali di Papua