Ada Korban Meninggal, Kontak Tembak antara KKB dengan Aparat Terjadi Kembali di Papua

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Rabu, 31 Mei 2023 | 19:00 WIB
KKB dan aparat kembali kontak senjata di Nduga (Ilustrasi Puspen TNI)
KKB dan aparat kembali kontak senjata di Nduga (Ilustrasi Puspen TNI)

SENAYANPOST - Daerah konflik di Papua kembali memanas, terjadi kembali kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan aparat di Nduga, Papua Pegunungan pada Selasa 30 Mei 2023.

Kontak tembak terjadi antara Satgas Ops Paro 2023, yang merupakan gabungan personel dari Chandraca dan Trisaksi dengan para anggota KKB.

Akibat terjadinya kontak senjata, antara KKB dengan aparat mengakibatkan jatuhnya korban.

Berdasarkan informasi yang diterima Senayan Post, diduga ada 6 orang korban, 3 orang luka-luka dan 3 orang gugur, akibat dari dari terjadinya kontak tembak antara KKB dengan aparat.

Baca Juga: Geram KKB Papua Makin Meresahkan, Connie Rahakundini: Sikat, Kalau Perlu Tiga Angkatan Langsung!

Sementara itu, di helipad Lanud YKU Timika, Kelurahan Kwamki Narama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika dilakukan evakuasi.

Evakuasi tersebut terdiri dari 4 Orang korban, 2 orang gugur dan 2 orang luka-luka dibawa menuju RSUD Kabupaten Mimika. Sedangkan, 2 orang lainnya belum dievakuasi.

Sementara itu, akibat kontak tembak yang kabarnya terjadi selama 3 hari mengakibatkan sebanyak 156 warga yang bermukim di Nogoloit terpaksa mengungsi ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

"Memang benar Senin malam 29 Mei 2023 warga di kampung Nogoloit terpaksa mengungsi karena takut setelah KKB pimpinan Yotam Buriangge melakukan penembakan," bilang AKBP Rio Alexander Penelewen Kapolres Nduga, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Ungkap Asal Pasokan Senjata KKB Papua: Sebagian Besar Senjata-senjata Itu...

Lebih lanjut AKBP Rio mengatakan KKB pimpinan Yotam sejak Senin, 29 Mei 2023 melakukan aksi penembakan sehingga terjadi kontak tembak dengan anggota TNI dan Polri.

Warga yang berada di sekitar Tempat Lokasi Perkara (TKP) ketakutan, sehingga minta bantuan untuk dievakuasi ke Kenyam dan saat ini mereka sudah dimukimkan sementara di Gereja Siloam.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X