SENAYANPOST - Anies Baswedan yang kini menjadi Bakal Calon Presiden melontarkan kritik tentang kebijakan, pemerintah terkait pemberian subsidi kendaraan listrik.
Bagi Anies Baswedan pemberian subsidi bukan solusi masalah lingkungan hidup seperti polusi udara, terlebih ketika pemilik kendaraan listrik adalah kalangan yang tidak memerlukan subsidi.
Anies Baswedan juga menyebut emisi karbon mobil listrik per kapita per kilometer lebih tinggi, dari emisi karbon bus berbahan bakar minyak.
“Kenapa itu bisa terjadi? Karena bus memuat orang banyak sementara mobil (listrik) memuat orang sedikit,” bilang Anies Baswedan, dikutip Senayan Post.
Baca Juga: Ibu Kota Ukraina Diserang Rusia Pakai Pesawat Tanpa Awak Sebanyak 3 Unit
Anies Baswedan juga menceritakan pengalamannya saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurut Anies Baswedan, pemberian subsidi yang kurang tepat justru hanya akan menambah kemacetan di jalanan.
"Jadi yang didorong ke depan adalah demokratisasi sumber daya bahwa kita mengarahkan agar sumber daya yang dimiliki negara diberikan melalui sektor-sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat banyak, bukan semata-mata mendapatkan perhatian dalam percakapan sosial media," ungkapnya.
Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, ikut berkomentar untuk merespons kritikan tentang subsidi kendaraan listrik yang dinilai kurang tepat sasaran.
Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bersedia menjelaskan manfaat kebijakan terkait pengembangan kendaraan listrik yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia.
Baca Juga: Tiga Pesawat Tempur F-16 aman Disiagakan untuk Pengamanan KTT Asean di Labuan Bajo
Meskipun, dia mengaku belum tahu siapa yang mengkritik kebijakan tersebut.
“Siapa yang berkomentar saya tidak tahu mengenai itu. Siapa yang berkomentar? suruh dia datangi saya langsung, biar saya jelasin bahwa tidak benar omongannya,” ungkap Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari Antara.
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, kebijakan untuk mendukung adopsi kendaraan listrik itu juga dilakukan banyak negara di dunia, bukan hanya di Indonesia.
Baca Juga: Viral Akun Resmi BIN Roasting Netizen di Kolom Komentar Instragram, Bikin Makjleb!
Artikel Terkait
Luhut Akan Terus Bernegosiasi dengan Perusahaan Kendaraan Listrik dari Amerika Serikat dan China
Untungnya Pakai Kendaraan Listrik Busa Hemat Jutaan hingga Miliaran Rupiah
Menteri Luhut Bereaksi Karena PDKT-nya Sama Indonesia, Eh Tesla Buka Kantor Cabang di Malaysia
Pemilu 2024: Anies Baswedan Dinilai Tidak Akan Lanjutkan Kebijakan Jokowi, Ini Kata Pengamat
Anies Baswedan Sebut Koalisi Perubahan untuk Persatuan Komitmen soal Ini Jelang Pemilu 2024