Untuk membeli tiket masuk, masyarakat bisa menggunakan kartu Jakcard dengan saldo Rp20.000 seharga Rp45.000.
Harga tiket masuk Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Sementara Ragunan dipadati pengunjung, pengelola mengungkapkan bahwa satwa tidak stres hadapi ribuan orang.
"Hewan kami sudah terbiasa dengan keramaian," kata Staf Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang pada 23 April 2023.
Baca Juga: Cara Beli Tiket Masuk Kebun Binatang Ragunan Selama Libur Lebaran 2023, Bisa Online dan Offline Lho!
Wahyudi mengungkapkan bahwa satwa yang ada di Kebun Binatang Ragunan sudah terlatih dengan kondisi ramai.
"Jadi, hewan yang ditampilkan di pertunjukan margasatwa itu hewan-hewan yang sudah terlatih dengan kondisi rama. jadi, tidak ada yang stres," terangnya.
Untuk menjaga kesehatan satwa di Ragunan, pengelola memberikan nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Baca Juga: Link Nonton Demon Slayer Season 3 Episode 3 Sub Indo, Lengkap dengan Preview dan Jam Tayang
"Paling kita kasih vitamin yang diperbanyak, agak banya supaya mereka daya tahan tubuhnya lebih baik," terangnya.
Di hari kedua Lebaran, Ragunan dikunjungi sebanyak 94 ribu orang.
Jika dibandingkan dengan pengunjung sebelum pandemi Covid-19, khususnya 2015, maka jumlah tersebut masih tergolong sedikit.
Baca Juga: Link Nonton Pandora Beneath The Paradise Episode 14 Sub Indo: Hong Tae Ra Hadapi Tragedi Memilukan!
Berdasarkan data, di tahun 2015 Kebun Binatang Ragunan pernah dikunjungi 200 ribu orang dan tertinggi puncaknya sebanyak 230 ribu orang.***
Artikel Terkait
Musim Mudik Lebaran Jalan Tol di Malaysia Gratis untuk Para Pemudik, Pengamat Bilang Begini
Arus Mudik Lebaran 2023 Sejauh Ini Lancar, Kapolri Sebut Rekayasa Lalu Lintas Berjalan Baik
Catat! Jasa Marga Imbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2023 pada Dua Tanggal Ini
Cara Beli Tiket Masuk Kebun Binatang Ragunan Selama Libur Lebaran 2023, Bisa Online dan Offline Lho!
Jelang Arus Balik Lebaran 2023, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way hingga Bandara Halim Perdanakusuma