"Sebelumnya kami memang sudah berantem terus. Selama satu minggu terakhir itu, dia sudah membabi buta," ungkap TS dalam keterangannya, pada Rabu.
"Kalau dari sebelumnya, kita masih normal aja kayak berantem jeda, baikan," sambungnya.
Luapan Emosi Berujung Tindak Aniaya
Korban menyebutkan, pelaku saat itu sudah tidak bisa mengendalikan emosinya.
Dugaan tindakan penganiayaan kerap kali terjadi baik saat dalam kondisi sadar maupun tidak sadar oleh S.
Nahas, kejadian pemukulan dilaporkan terjadi secara berulang selama satu pekan lamanya.
Peristiwa ini membuat korban sempat ingin melarikan diri. Akan tetapi, pelaku tidak mengizinkan dan selalu mengunci pintu dari luar menggunakan gembok.
Baca Juga: Jadwal Tayang dan Link Nonton Agent Kim Reactivated Episode 8 Sub Indo
"Saya berhasil kabur saat malam hari ketika pelaku sedang pergi," ungkap TS.
"Saya keluar melalui jendela karena pintu dikunci menggunakan gembok dari luar," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian terkait proses hukum bagi terduga pelaku kasus penganiayaan di Cikarang tersebut.*
Artikel Terkait
Detik-detik Mencekam Angkot Terjebak di Rel Jembatan Besi, Nyaris Terserempet KRL Cikarang Line
Usai Kecelakaan KRL Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Mulai Curhat Merasakan Trauma
Komentar Ojol Cikarang soal Rencana Prabowo Batasi Potongan Aplikator di Bawah 10 Persen
Polda Jabar Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR oleh Tersangka Taufik Hidayat di Tiga TKP Utama, Ungkap Temuan Baru Ini
Menteri PPPA Ungkap Kondisi YTR Korban Penyekapan dan Penganiayaan oleh Tersangka Taufik Hidayat