Usai Kecelakaan KRL Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Mulai Curhat Merasakan Trauma

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Rabu, 29 April 2026 | 22:08 WIB
Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026. (Instagram.com/@undercover.id)
Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026. (Instagram.com/@undercover.id)

SENAYANPOST - Sebuah unggahan di platform media sosial Threads, viral setelah salah satu akun curhat mengalami trauma saat naik KRL usai terjadinya kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Akun bernama @pufsur menuliskan bahwa dirinya butuh pendampingan psikolog, dan memasukkan utasnya dalam topik ‘KRL Jabodetabek’ pada Rabu, 29 April 2026.

Dalam unggahannya itu, pemilik akun mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu penumpang dari KRL line Cikarang yang tertabrak Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek pada Senin malam, 27 April 2026.

Pemilik akun menuturkan bahwa dirinya sempat merasa baik-baik saja pada Selasa sore, 28 April 2026 dan kembali merasa panik saat Rabu pagi, 29 April 2026 ketika akan berangkat kerja menggunakan KRL.

Baca Juga: Dirut KAI Bobby Rasyidin Blak-blakan Ungkap Alasan Penempatan Gerbong Perempuan di Ujung Rangkaian KRL

Ia juga mengungkapkan bahwa saat insiden kecelakaan terjadi, dirinya berada di gerbong 3 di mana menurut video yang banyak beredar, rangkaian KRL sempat terdorong ke depan saat Argo Bromo Anggrek menyundul dari belakang.

“Adakah yang punya kenalan Psikolog yang bisa konseling sore ini? Psikolog ku lagi nggak respons,” tulisnya dalam utas tersebut.

“Aku pagi tadi panic attack di KRL, gemeteran, gelisah, sesak napas, nangis, takut. Aku salah satu penumpang yang terlibat di gerbong 3 tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh,” jelasnya.

Dalam utas yang sama, ia meminta bantuan untuk merekomendasikan Psikolog yang bisa berkonsultasi secara tatap muka atau offline.

“Tolong kalau ada yang punya kenalan Psikolog (prefer offline) kabarin ya. Aku udah gemeteran dari pas kejadian Senin malem, kemarin (tapi sore udah redaan), tapi pagi ini pas naik KRL tiba-tiba begini lagi,” lanjutnya.

Sementara itu, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan tim konselor Polres Metro Bekasi Kota memberikan pendampingan kepada korban kecelakaan.

Selain pemulihan kesehatan fisik, juga ada kondisi psikologis yang akan terus didampingi.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga telah menjanjikan akan membantu pendampingan bagi korban.

Selain pemulihan fisik dan psikologis, Menteri PPPA Arifah Fauzi juga berjanji untuk mengupayakan adanya keringanan dari perusahaan tempat para korban bekerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X