"Kalau PMI (Pekerja Migran Indonesia) berangkat secara tidak resmi, kami memang tidak mempunyai datanya," ungkap Jupriyadi.
Baca Juga: Link Nonton dan Spoiler The Husband Episode 5 Sub Indo
Muncul Dugaan Pekerjaan Scam
Jupriyadi menduga, pekerjaan yang dijalani para korban berkaitan dengan praktik penipuan daring atau scamming.
"Kalau wilayah-wilayah Myanmar seperti itu, biasanya pekerjaan yang ada berkaitan dengan scam atau scamming," sebutnya.
Hingga saat ini, kondisi kedua korban dinyatakan masih terus dipantau melalui koordinasi dengan berbagai pihak.
Jupriyadi mengaku pihaknya telah melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebagai langkah awal proses penanganan kasus tersebut.*
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Satu WNI Sindikat Judol Jaringan Internasional di Jakbar Pernah Kerja di Kamboja
Lima WNI Ditangkap Israel di Laut Mediterania, Pemerintah Indonesia Desak Pembebasan
Kesaksian WNI Relawan GSF Ungkap Penyiksaan oleh Militer Israel di Kapal
Haru Biru Anak Sambut Kepulangan WNI Relawan GSF dari Tahanan Israel
Presiden Prabowo Dorong Perluasan Kerja WNI ke Sektor Teknologi Jerman