Nanik S Deyang Blak-blakan Soal Sidak dan Dugaan Penyimpangan di BGN: Ngamanin Duit Negara Salah Nggak?

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 14 Juni 2026 | 20:07 WIB
Kepala BGN Nanik S Deyang soal dirinya yang dianggap cepu terkait dugaan kasus korupsi program MBG belum lama ini. (Tangkapan layar Youtube Total Politik)
Kepala BGN Nanik S Deyang soal dirinya yang dianggap cepu terkait dugaan kasus korupsi program MBG belum lama ini. (Tangkapan layar Youtube Total Politik)

Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG, Akui Sempat Komunikasi dengan Sony Sonjaya

Ingin Presiden Mengetahui Kondisi Sebenarnya

Nanik menegaskan bahwa langkah yang diambilnya bukan bertujuan mencari perhatian pribadi, melainkan agar Presiden Prabowo Subianto mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

"Gua mikir gini, gua harus cari perhatian Presiden nih biar ngeliat, bukan cari perhatian untuk gue ya, Presiden biar tahu ini lho kenyataan yang sebenarnya," ujarnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya mengadukan pihak tertentu kepada Presiden maupun aparat penegak hukum.

Menurut Nanik, dirinya hanya menunjukkan fakta-fakta yang ditemukan selama melakukan pengawasan.

"Jadi bukan gua ngadu. Kalau dibilang Pak Sony (Sony Sonjaya, eks Wakil BGN red) nulis surat hadiah dari Ibu Nanik, kan seolah-olah gue pengadu bro," katanya.

"Kan gua nggak bisa ngadu, gimana emang di Kejaksaan bisa bilang 'Pak ada yang korupsi'. Bisa diproses kan pakai angka bro," lanjutnya.

Baca Juga: Kejagung Ungkap Dua Klaster Penyidikan Korupsi MBG, Kasus Pengadaan Motor Listrik Jadi Fokus Awal

Soroti Besaran Insentif SPPG

Dalam kesempatan tersebut, Nanik juga menyinggung soal besaran insentif yang diberikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, penggunaan anggaran negara harus dilakukan secara cermat dan terukur agar tidak membebani keuangan negara.

"Gua cuma sidak menunjukkan kepada Presiden atau semua, ini lho ada yang seperti ini," katanya.

"Kalau semua dikasih Rp6 juta, lah ya kok negeri ini kan boncos," tambah Nanik.

Pernyataan Nanik disampaikan di tengah proses penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah diusut Kejaksaan Agung dan telah menjerat sejumlah mantan pejabat BGN serta pihak swasta sebagai tersangka.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Youtube Total Politik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X