SENAYANPOST - Rumah makan Padang Pagi Sore tengah ramai jadi perbincangan di media sosial, lantaran turis Malaysia dituding tak bayar setelah makan.
Unggahan seorang warga negara Malaysia, Norain Mohd Yunus dengan akun Threads bernama @ainmyunus, yang mengaku dirinya bersama rombongannya telah diviralkan dan dituding tak membayar makanan.
Unggahan viral tersebut, lantas membuat warganet lain menyerukan boikot Restoran Pagi Sore, khususnya di cabang PIK yang terkait dengan permasalahan tersebut.
Menurut penuturannya dalam unggahan Threads tersebut, ia makan di Padang Pagi Sore cabang PIK pada 13 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Manohara Bongkar Masa Lalu, Dipaksa Nikahi Pangeran Kelantan Malaysia saat Usia 15 Tahun
Saat itu, ia dan rombongan baru tiba dari Malaysia menggunakan penerbangan pagi, dan memutuskan untuk makan lebih dulu sebelum pergi ke Bandung dengan Whoosh.
Namun, pada 16 Mei 2026, driver yang mengantarnya menanyakan tentang struk pembayaran makan di Padang Pagi Sore sebelumnya.
“Dia bilang manajemen Pagi Sore sudah memviralkan kami karena tidak membayar makanan pada hari tersebut. Viral setelah 3 hari kami ke Bandung dan balik lagi ke Jakarta,” tulisnya, dikutip dari unggahan Threads pada Senin, 18 Mei 2026.
Noura mengaku bahwa butuh waktu untuk mencari di mana struk pembayaran, beruntung saat itu mereka melakukan transaksi cashless dan memiliki bukti elektronik.
“Bayangkan kalau kami bayar cash dan struknya tidak ketemu, memang bakal tidak ada bukti langsung,” ungkapnya.
Setelah bukti ditemukan, disebutkan bahwa pihak Padang Pagi Sore mengakui adanya kesalahpahaman yang terjadi.
Threads viral tersebut juga mengunggah tangkapan layar, pihak Pagi Sore yang berisi permintaan maaf dan video dari dua orang stafnya.
“Kami dari pihak Restoran Pagi Sore cabang PIK ingin memberi klarifikasi terkait kesalahpahaman yang terjadi mengenai pembayaran tamu atas nama ibu Nor Amira dan tim travel yang makan di tempat kami,” ujar perwakilan Pagi Sore.
“Kejadian ini murni karena miskomunikasi dan bukan unsur kesengajaan dari pihak manapun. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya yang telah terjadi dan berharap hubungan baik tetap terjaga dengan baik ke depannya. Terima kasih,” tukasnya.
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Resmi Jadi Juru Taktik Anyar di Klub Korsel Ulsan HD, Gantikan Eks Pelatih Malaysia Kim Pan Gon
Malaysia Kirim Bantuan Senilai Miliaran Rupiah untuk Korban Bencana Sumatera, Ada Alat Medis 2 Ton
Langsung ke DPR dan Mendagri, Menkes Ngeluh Mahalnya Tiket Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia
Manohara Bongkar Masa Lalu, Dipaksa Nikahi Pangeran Kelantan Malaysia saat Usia 15 Tahun
Bukan di Indonesia, Kampus Malaysia Ini Tuai Sorotan Tajam usai Beredar Dugaan Adegan Dewasa dalam Pertunjukkan Teater