Kemenhub Alihkan Pengelolaan Prasarana ke KAI guna Percepat Proyek Strategis DDT

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Rabu, 29 April 2026 | 20:01 WIB
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur. (Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur. (Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

Baca Juga: Kenang Buya Syafii, Pemimpin Katholik Surabaya Ungkap Persahabatan Pendiri Muhammaidyah dan Romo Frans Van Lith

"Kita sudah pastikan bersama KNKT keselamatan pemakaian jalur ini untuk pemakaian kereta-kereta jarak jauh, walaupun kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 km per jam di stasiun ini," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa KAI mendukung penuh proses investigasi KNKT yang akan mengungkap penyebab kecelakaan serta memberikan rekomendasi perbaikan.

Selain penanganan jalur, Kementerian Perhubungan juga melakukan audit investigasi terhadap perusahaan taksi yang terlibat dalam insiden, yakni Green SM. Dudy mengatakan audit dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek operasional, teknis, hingga sumber daya manusia.

"Kami ingin memastikan betul, bagaimana perusahaan tersebut dalam memberikan layanan kepada publik, apakah mematuhi kaidah-kaidah keselamatan khususnya, dan juga kaidah-kaidah operasional sebagai perusahaan taksi yang beroperasi untuk umum,” ungkap Dudy.

"Yang perlu kami sampaikan bahwa kami tidak akan segan-segan melakukan penindakan, apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang cukup serius," tegasnya. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X