Buntut Aksi Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Warganet Desak KCIC Terapkan Sanksi Denda dan Blacklist

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Jumat, 10 April 2026 | 16:38 WIB
Penumpang Whoosh tahan pintu kereta karena barangnya tertinggal di peron. (Instagram/keretacepat_id)
Penumpang Whoosh tahan pintu kereta karena barangnya tertinggal di peron. (Instagram/keretacepat_id)

SENAYANPOST - Beredar di media sosial aksi nekat salah satu penumpang yang menahan pintu kereta cepat Whoosh. Dalam video yang viral tersebut, tampak seorang penumpang wanita menahan pintu yang akan tertutup.

Gesture tubuhnya juga menunjuk bagian peron karena diduga ada barang bawaannya yang tertinggal.

“Seorang penumpang menahan pintu Whoosh yang akan berangkat karena barang tertinggal,” ungkap keterangan dalam unggahan @keretacepat_id, dikutip pada Jumat, (10/4/26).

Insiden di Stasiun Padalarang, Keberangkatan Terlambat

Kejadian tersebut rupanya terjadi di Stasiun Padalarang pada Selasa, (7/4/26). Kereta cepat itu dijadwalkan untuk berangkat pukul 07.23 WIB, tapi baru bisa berjalan pukul 07.25 WIB.

Baca Juga: Diduga Aniaya Tetangga dan Rusak Kendaraan, WNA asal Italia di Denpasar Diperiksa Polisi

Artinya, ada keterlambatan selama 2 menit karena aksi dari penumpang tersebut. Selain itu, menahan pintu dengan paksa bisa berpotensi merusak sarana dari Whoosh hingga kerugian pada penumpang lainnya.

“KCIC mengecam tindakan tersebut dan mengimbau seluruh penumpang untuk tidak menahan pintu,” imbuh pihak Whoosh.

“Selain itu juga bisa menyebabkan kereta terlambat dan merugikan ratusan penumpang lain,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Whoosh juga menegaskan adanya sistem Lost and Found jika barang milik penumpang tertinggal di stasiun. Menilik dari kolom komentar pihak Whoosh memastikan bahwa setiap barang yang tertinggal akan disimpan oleh petugas.

Baca Juga: Ditegur Tidak Mempan, Viral Guru Ungkap Cara Jitu Kepala Sekolah agar SPPG Perbaiki Kualitas MBG

Beragam Respons Warganet soal Sanksi

Video yang sudah diputar lebih dari 190 ribu kali penayangan itu juga ramai beragam respons dari warganet. Tak sedikit yang melakukan diskusi mengenai sanksi yang harusnya diterapkan, mengingat aksi tersebut bisa merugikan penumpang orang lain.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Didenda nggak itu? Kalau enggak, ntar diulang lagi,” tulis akun @ibn****d

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X