Lebih lanjut, pengunggah video mengeluhkan bahwa jalan rusak tanpa perubahan itu sudah lebih dari 30 tahun.
“Seingat aku, Kalimantan Barat dari aku lahir di SP3 sampai usiaku udah 32 tahun, nggak ada namanya jalan itu beraspal,” ungkapnya.
“Masih sama aja, tidak ada perubahannya jalan kami. Bukannya makin bagus, makin parah aja ini,” tuturnya.
Pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat soal Pembangunan Infrastruktur
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menanggapi konten kreator yang meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk membantu perbaikan jalan di Kabupaten Sintang.
Krisantus membeberkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat memiliki luas 147.018 km2 dengan anggaran yang didapatkan adalah Rp11,1 triliun.
Ia kemudian membandingkan dengan luas Jawa Barat, yakni 147.018 km2 dengan anggaran Rp30,49 triliun.
“Dengan posisi seperti itu, malaikat pun yang menjadi Gubernur Kalimantan Barat tidak akan mampu maksimal membangun infrastruktur,” ucap Krisantus saat serah terima jabatan CEO CU Keling Kumang di Tapang Sambas pada 25 Maret 2026.
Pernyataan itulah yang kemudian membuat warga geram hingga membanjiri akun Instagram miliknya dengan kritikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, menyebutkan bahwa kewenangan perbaikan ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.
Iskandar menyebut bahwa Pemkab Sintang telah mendapat alokasi dana Rp39 miliar dari Pemprov Kalimantan Barat pada Februari 2026 untuk memperbaiki jalan rusak.***
Artikel Terkait
Ibarat Off Road, Jokowi Lewati Jalan Rusak di Terusan Ryacudu, Netizen: Antimo Sepack Nggak Cukup
Jokowi Jajal Jalan Rusak di Terusan Ryacudu, Jhon Sitorus: Pemda Lampung Sudah Tidak Punya Urat Malu
Intip Koleksi Mobil Gubernur Lampung yang Melihat Jalan Rusak Pakai Helikopter
Pemotor Harus Tahu, Cara Berkendara di Jalan Rusak
Warga Lampung Timur Sindir Jalan Rusak sebagai 'Wisata Baru', Syok Lihat Anak-anak Renang di Kubangan Lumpur