Abu Janda Dinilai Keliru Pahami Sejarah usai Sebut Indonesia Tak Punya Utang Budi ke Palestina

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:01 WIB
Debat aktivis pro-Israel, Abu Janda (kiri) dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari (kanan) terkait dukungan RI terhadap kemerdekaan Palestina (YouTube.com/OfficialiNews)
Debat aktivis pro-Israel, Abu Janda (kiri) dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari (kanan) terkait dukungan RI terhadap kemerdekaan Palestina (YouTube.com/OfficialiNews)

"Saya kasih tahu, ada hoaks yang bilang Palestina negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, itu hoaks," sambung Abu Janda.

Pegiat medsos itu lantas menyebut, pada tahun 1945, bangsa Palestina belum ada dalam catatan sejarah.

"(Hal itu) karena 1945 belum ada negara Palestina, belum ada bangsa Palestina," tegas Abu Janda.

Menanggapi klaim yang disampaikan Abu Janda, Feri Amsari menilai aktivis pro-Israel itu terlalu bersemangat namun keliru dalam memahami sejarah.

"Semangat betul dengan salahnya," sebut Feri Amsari.

Pakar Hukum Tata Negara itu lantas menyebut adanya bangsawan Palestina yang tercatat dalam sejarah, membantu upaya kampanye kemerdekan RI.

"Yang memberikan sumbangan kepada Agus Salim adalah bangsawan Palestina untuk bergerak di Timur Tengah dalam upaya kampanye kemerdekaan, itu bukan hoaks," tukas Feri Amsari.

Perdebatan kemudian semakin memanas ketika Abu Janda kembali memotong pembicaraan dengan nada yang dianggap kasar.

"Saya ingatkan, ini ruang publik, dengan mengungkapkan kekasaran, bang Aiman (host), omongan seperti itu wajib hukumnya bagi Anda mengusir dia," kata Feri Amsari.

Menanggapi hal tersebut, Abu Janda justru menyatakan dirinya siap meninggalkan forum.

"Tak usah Anda ngusir, dengan senang hati, saya pergi," celetuk Abu Janda.

Alih-alih mendapat simpati, Abu Janda justru diusir presenter Aiman Witjaksono karena sesekali menggunakan kata-kata kotor di hadapan publik.

"Tidak boleh, tidak boleh, kalau Anda tidak bisa tertib, keluar!" terak Aiman dengan lantang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X