Momen Haru Kasad Maruli Kenang Prajurit yang Gugur di Aceh: Beliau Komando Bareng Saya, Orang Hebat

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:56 WIB
Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas ke ahli waris prajurit gugur serta prajurit penyandang cacat di Mabes TNI AD, Jakarta, pada Rabu, (4/3/26). (Dok. TNI AD)
Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas ke ahli waris prajurit gugur serta prajurit penyandang cacat di Mabes TNI AD, Jakarta, pada Rabu, (4/3/26). (Dok. TNI AD)

SENAYANPOST - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan seluruh keluarga prajurit yang gugur dalam tugas akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD.

Hal itu disampaikan Kasad Maruli saat menyerahkan bantuan rumah non dinas tahap II kepada 106 ahli waris prajurit gugur di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu, (4/3/26). Selain kepada ahli waris prajurit yang gugur, bantuan tersebut juga diberikan kepada prajurit penyandang cacat tingkat II dan III Golongan C akibat tugas operasi maupun latihan.

"Saya ingin bapak ibu dan anak-anak sekalian harus berbangga, bahwa orang tua Anda semua itu adalah pengabdi bangsa yang sudah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," tegas Kasad Maruli.

Suasana haru kental menyelimuti kegiatan penyerahan bantuan rumah non dinas tahap II di Mabes TNI AD. Program bantuan rumah ini merupakan kerja sama TNI AD dengan Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), diperuntukkan bagi keluarga prajurit gugur dan prajurit cacat terhitung sejak tahun 2000 hingga 2025.

TNI AD memastikan, bantuan tersebut diharapkan memberikan rasa aman dan kepastian tempat tinggal bagi para penerima.

Baca Juga: IFG dan BP BUMN Terapkan Three Lines Model untuk Transformasi Program TJSL

Simbol Cinta Atas Pengorbanan Prajurit

Terlihat dalam unggahan TikTok resmi TNI AD, @tni.angkatan.darat, pada Sabtu, (7/3/26), para keluarga prajurit TNI yang gugur, turut menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI. Salah satunya, cerita haru datang dari Sulistiyowati Murtiningsih, istri dari Rahman Hakim, prajurit TNI yang gugur dalam tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

"Kehilangan suami tercinta adalah luka yang senantiasa ada dalam relung hati kami," ungkap Sulistiyowati.

Sulistiyowati lantas menilai perhatian dan kepedulian dari pihak TNI AD dalam memberikan rumah hunian tersebut, bukan sekadar bangunan untuk menjadi tempat tinggal.

"Ini simbol cinta atas pengorbanan suami (almarhum Rahman Hakim)," terangnya.

Baca Juga: Tingkat Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Meutya Hafid Beri Peringatan Keras Saat Sidak

Kisah Prajurit TNI yang Gugur di 2003

Dalam kesempatan yang sama, terdapat cerita dari Nurul Jihan Tribuana, seorang anak dari prajurit TNI yang gugur, Mahdar Akil. Mulanya, Jihan menyampaikan terima kasih atas bantuan hunian rumah bagi keluarganya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X