Sempat viral sebelumnya, video yang diunggah warga Aceh Tamiang ini juga menunjukkan deretan mobil seolah terparkir di jalan raya.
Tampak di mobil-mobil tersebut bekas tinggi air yang merendam sebelumnya.
"Mobil-mobil dan motor yang terendam banjir. Konon katanya ada orang yang terjebak di dalamnya. Ya Allah seperti tsunami," lanjutnya.
Tak hanya kendaraan warga, video tersebut juga menunjukkan hewan ternak yang mati di pinggir jalan, tiang listrik roboh, hingga jalan yang hancur.
"Hewan mati, tiang listrik tumbang, aspal bergeser dari posisinya. Tiba di jalan raya, kami tercengang melihat pemandangan yang begitu porak poranda," sambungnya.
Terlihat aspal di jalanan retak sampai terangkat, membuatnya tak bisa dilalui lagi dengan kendaraan.
Baca Juga: Dedikasi Tanpa Henti, Prajurit TNI Bahu-membahu Bersihkan Rumah Warga dari Lumpur Bencana di Aceh
Permukiman Warga Sepi, Banyak Ditinggal Mengungsi
Video tersebut lantas memperlihatkan kondisi perkampungan yang sebelumnya dihuni masyarakat, terlihat sepi.
Banyak bangunan rusak dan sebagian lainnya hanya menyisakan puing karena terjangan banjir.
"Habis semua (perumahan) ini," ucapnya, sambil mengarahkan kamera pada area permukiman warga yang hancur.
Sementara itu, menurut data dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, sekitar 90 persen rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, rusak berat, hingga hilang tersapu banjir.
Data lain juga mencatat bahwa ada sekitar 7.737 kepala keluarga yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.***
Artikel Terkait
Nilai Banyak Orang Salah Persepsi soal Biaya Kesehatan, Dirut BPJS Ali Ghufron Mukti: Dikira Murah, Padahal Mahal
Ketika AI Menjadi Dalil: Bias, Disinformasi, dan Ujaran Kebencian di Ruang Publik Digital
Wadirut MIND ID Pastikan Sudah Saatnya Indonesia Kejar Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen
Tertangkap CCTV, Viral Pria Berpakaian Rapi di Hotel Jakpus, Diduga Curi 2 Unit Laptop Milik Tamu Rapat saat Jam Makan Siang
Dilaporkan ke Polisi usai Show 'Mens Rea', Pandji Pragiwaksono Beberkan Momen saat Interogasi Polda dan Bareskrim